Berkeliaran Malam, 151 Orang Terjaring Razia Satgas Gugus Covid-19 Distrik Heram

0
378
Berkeliaran Malam, 151 Orang Terjaring Rasia Satgas Gugus Covid-19 Distrik Heram. Richard (LPC)
Berkeliaran Malam, 151 Orang Terjaring Rasia Satgas Gugus Covid-19 Distrik Heram. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Berkeliaran malam di atas jam 8 Malam, sebanyak 151 orang terjaring dalam razia Satgas Gugus Covid-19 Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua. Rabu 6 Mei 2020 Malam.

151 orang itu, terjaring razia, saat melintasi jalan raya Expo-Waena, pada malam hari, tepatnya di depan Kantor Distrik Heram, saat Satgas Gugus Covid-19 Distrik Heram, melakukan sweeping pembatasan jam malam di Kota Jayapura.
Dimana pada Pukul 08:00 Malam, tidak ada aktifitas kendaraan maupun manusia yang berkeliaran di atas jam 8 Malam.

“Surat edaran Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, Nomor: 440/645, sudah sangat jelas disampaikan, bahwa ada pembatasan jam malam di Kota Jayapura, tentang, “pemberlakuan jam malam dalam rangka social distarcing dan physical distance Covid-19. Namun 151 orang yang berhasil kami dapati ini, mereka masih saja keluar malam di atas jam 8 Malam, dan sangat bertetanggan dengan surat edaran Wali Kota Jayapura itu” kata Ketua Satgas Gugus Covid-19 Distrik Heram, Bobby Awi.

Lanjut, Bobby, ke-151 orang, yang melanggar surat edaran Wali Kota Jayapura. Kepada mereka kami berikan surat peryataan diatas materai 6 ribu, dengan janji, bahwa yang bersangkutan tidak akan mengulangi lagi, kelakuannya, berkeliaran malam, diatas jam 8 malam.

“Ya, ini sudah malam ketiga, dari pemberlakuan jam malam dalam rangka social distarcing dan physical distance Covid-19 di Kota Jayapura. Hari pertama, kami sudah sosialisasikan, di depan Zipur Waena. Hari kedua, kami kembali sosialisasikan lagi, di perempatan lampu merah Waena. Dan malam ini, malam ketiga, kami memberikan surat peringatan berupa surat peryataan, kepada 151 orang itu. Karena mereka melanggar pembatasan jam malam di Kota Jayapura,” ujar Ketua Satgas Gugus Covid-19 Distrik Heram itu.

Sementara itu, Kapospol Sub Sektor Heram, Iptu. Alfrit B. Nadek, SH, menuturkan, kepada 151 orang yang telah membuat surat peryataan. Mereka jangan mengulangi, dengan perbuatan yang sama. Dan jika tertangkap lagi, maka yang bersangkutan diproses hukum.

“151 orang yang melanggar, mereka telah membuat surat peryataan. Dan jika tertangkap lagi, maka yang bersangkutan, akan dikenakan pasal dan perundang-undangan hukum yang berlaku di Republik Indonesia,” tegas Kapospol Sub Sektor Heram itu. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here