Atasi Dampak Covid-19, Wabup Piter Gusbager Kutip Arahan Presiden Dalam Mengatasi Badai Tersebut

0
367
Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, (Arief /LPC)

Kalau Ada Pertanyaan, Bisa Langsung ke Ketua Gugus Tugas Covid Kabupaten Keerom

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengemukakan bahwa sesuai arahan Presiden yang dikuatkan oleh Permendes, bahwa untuk mengatasi dampak Covid-19 terhadap keluarga terdampak di kampung-kampung, maka pemerintah Kampung diarahkan untuk melaksanakan 3 program.

‘’Saat ini ada beberapa kampung yang telah melaksanakan pembagian sembako, itu atas inisiatif Kepala Kampung dengan jaminan DD cairn anti itu dibayarkan, namun saya ingatkan bahwa sesuai arahan pemerintah bahwa program untuk penanganan Covid di kampung ada 3 program yang harus dilaksanakan,’’ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa ketiga program tersebut adalah pemberian bantuan bahan makanan, pemberian bantuan langsung tunai dan program padat karya tunai. Ketiga program yang dimaksud semuanya dilaksanakan dengan besaran disesuaikan dengan prosentase APBK setiap kampung yang masing-masing berbeda.

‘’Jadi program kampung tak hanya bantuan bahan pangan tapi ada juga BLT sebesar Rp.600.000 dan juga program padat karya tunai. Besaran disesuaikan dengan APBK kampung, juga menyangkut kriterianya, semuanya ada ketentuan dan peraturan yang mengaturnya,’’lanjutnya.

Ia mengharapkan Kepala Kampung memperhatian ketentuan tersebut agar tak menjadi masalah di kemudian hari. Ia juga mengemukakan bahwa Pemkab harus segera membuat aturan untuk membantu agar kampung bisa segera melaksanakan program dimaksud.

‘’Jadi kita jangan terlalu focus dengan program bantuan bahan pangan saja, karena ada program lain yang harus dilaksanakan. Saya juga perintahkan kepada DPMK yang menangani verifikasi terhadap syarat-syarat administarsi penyaluran bantuan bagi dampak wabah Covid untuk membantu pemerintah kampung agar bantuan segera diproses secara cepat,’’lanjutnya.

Wakil Bupati juga mengakui bahwa sampai saat ini belum ada pencairan DD bagi kampung, jadi program pemberian bantuan bahan pangan yang dilakukan beberapa kampung adalah inisiatif kepala kampung yang mencari pinjaman bahan pangan di toko atau kios di Keerom, karena itu ia perintahkan agar DPMK bekerja cepat untuk membantu kampung.

‘’Ini ‘kan kita harus tolong kampung agar ada dalam skema yang jelas. Agar tak menjadi masalah di kemudian hari, hari ini ada sebuah semangat tapi kita tak mau di kemudian hari ada masalah,’’pesannya.

Pemerintah Kabupaten Keerom, menurutnya, juga akan melakukan program pemberian bantuan bahan pangan, selain itu juga ada program dari Kemensos, maka ia mengingatkan agar kepala kampung memperhatikan syarat dan kriteria dari setiap program agar tidak ada tumpang tindih. Karena saat ini masih juga harus diperhatikan masalah pencegahan Covid selain program bagi keluarga terdampak. Karena menurutnya, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan belum mendapatkan masker.

‘’Juga jika pemerintah kampung kalau ada pertanyaan atau keluhan bisa langsung ke gugus tugas Covid-19, yaitu Bupati Kabupaten Keerom, karena semua kebijakan menyangkut Covid ini ada di tangan bupati, jadi langsung aja ke beliau karena semua kegiatan langsung ditangani Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Keerom,’’pesannya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here