Warga Arso 11 Saling Bentrok, Polres Keerom Amankan TKP

1
1281
Suasana di lokasi bentrok antar warga yang telah diamankan jajaran Polres Keerom. Inzet : Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM. (Arief /LPC)

Diduga Dipicu Masalah Tanah, 1 Tewas, Polres Keerom Telah Amankan Lokasi

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Diduga karena ada kesalahpahaman mengenai tanah, terjadi bentrok antara kelompok warga di Kampung Ifia-fia, Arso 11, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom pada Kamis (30/4/20) kemarin. Akibat bentrokan ini diketahui salah seorang warga diantaranya meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM, (Arief /LPC)
Suasana Aparat Kepolisian Amankan Tempat Kejadian Perkara (TKO). (Arief /LPC)

Dari data yang dihimpun wartawan, menyebutkan bahwa kejadian bentrok tersebut terjadi karena masalah tanah. Hal ini seperti yang dikemukakan salah seorang warga yang tinggal di Arso 11. Namun ia tak mengetahui lebih jauh tentang permasalahan tersebut.

‘’Tadi ada keributan antara masyarakat disana, katanya soal tanah tapi tepatnya seperti apa saya juga tidak jelas,’’ujarnya.

Bentrok tersebut diketahui ada kedua kelompok menggunakan senjata tajam berupa panah tradisional dan benda tajam lainnya. Akibatnya satu korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian YB. Sementara beberapa lainnya dilarikan ke RSUD Kwaingga dan Puskesmas Arso Kota.

‘’Iya benar tadi ada korban yang dibawa ke Puskesmas kami akibat kejadian tersebut, ada 5 orang korban luka yang datang, saat ini 2 masih dalam observasi dan 3 lainnya sudah diizinkan pulang,’’ungkap Kepala Puskesmas Arso Kota, Yusnita Pabeno, Skep, NS, saat dikonfirmasi semalam.

Sementara itu Kapolres Keerom, AKBP. Baktiar Joko Mujiono, SIK, MM, yang dikonfirmasi semalam, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun ia mengemukakan belum bisa merincikan kejadian tersebut lebih detil karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian resor Keerom dan korbann yang meninggal setelah dibawa kerumah sakit.

‘’Memang tadi ada keributan antar warga, namun saat ini kondisi sudah kondusif dan anggota kami sampai saat ini masih berjaga di lokasi, sementara penyebab bentrok masih dalam penyelidikan,’’ujarnya. (arief/lintaspapua.com)

_________________________________________________________________

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here