Ketua Umum Gerakan Nasional Rakyat Cinta NKRI, Hendrik Yance Udam, (ditengah kopiah merah) bersama pengurus GERSIN Jawa Barat. (Humas GERCIN)

JAKARTA (LINTAS PAPUA) – “Sudah saat anak bangsa dari sabang sampai merauke bersatu bergandengan tangan bersama pemerintah dalam melawan bahaya Virus Corona Covid 19 yang melanda negri kita Indonesia, karena sudah banyak masyarakat Indonesia yang meninggal akibat terinfeski (Corona Virus Disease) Covid -19,” ungkap Hendrik Yance Udam yang lebih familiar di sapa dengan Bung HYU Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia ( DPN GERCIN ) belum lama ini kepada media ini.

Ia juga menjelaskan bhawa, Virus Corono yang saat ini sedang terjadi di Indonesia adalah merupakan bencana nasional yang harus benar – benar di tangani secara massif terencana, sehingga dapat menyelamatkan 260 juta rakyat Indonesia.

“Indonesia sedang berduka oleh sebab itu di perlukan persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa untuk bersatu padu dalam penangan bahaya Covid 19 yang sangat mematikan, hindari saling menyalakan satu sama lain namun tunjukanlah rasa nasionalisme kita terhadap bangsa dengan mencintai negri kita Indonesia dalam melawan badai virus corono Covid -19 tersebut,’’ Jelas HYU.

Sementara itu seperti di lansir oleh kumparan .com menjelaskan bahwa,” Penyebaran virus corona di Indonesia masih terjadi. Per Jumat (3/4) pukul 12.00 WIB, tercatat adanya penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 196 orang, sehingga total kini ada 1.986 terjangkit corona.

“(Jumlah kasus) bertambah 196 orang, sehingga jumlah (pasien) positif menjadi 1.986,” kata juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (3/4) sore.

Yurianto mengungkapkan, jumlah pasien positif virus corona yang meninggal dunia juga bertambah 11 orang. Dengan begitu, total ada 181 pasien corona yang meninggal.

Sementara, jumlah pasien positif corona yang sembuh bertambah 22 orang. Yurianto mengungkapkan saat ini tercatat ada 134 pasien yang sembuh dari corona.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berbincang dengan Presiden China Xi Jinping melalui sambungan telepon di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (2/4). Keduanya membahas kerja sama penanganan pandemi virus corona.

“Penyebaran virus (corona) ini tidak mengenal batas negara. Oleh karena itu, kita harus terus bekerja sama menangani penyebaran virus ini dan saya juga sangat tidak setuju terhadap munculnya stigmatisasi. Upaya stigmatisasi ini sangat tidak bermanfaat di tengah situasi yang sulit ini,” kata Jokowi dikutip dari siaran pers Biro Pers dan Media Informasi Sekretariat Presiden. (*)

1 KOMENTAR

  1. Sukses selalu tuk ketua gercin papua,dlm aktivitas,,dan bisa di contoh tuk,,daerah lama,,maju bersama membagun Indonesia,, saya siap,menjadi perwakilan koran lintas papau bila,mana di kasih kepercayaan,,dan modal besarkan,,Media sampai ke kbpten kota,terpencil di jambi,11 kbpten

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here