JAKARTA (LINTAS PAPUA) –  Pemerintah Amerika Serikat memimpin upaya penanganan bantuan kemanusiaan dan kesehataan dunia dalam menghadapi pandemi COVID-19. Kami mengerahkan semua sumber daya penanganan secara cepat baik di dalam maupun luar negeri.

Sebagai bagian dari upaya yang komprehensif dan dalam jumlah yang besar, Departemen Luar Negeri AS dan USAID mengucurkan investasi awal bantuan kesehatan dan kemanusiaan darurat senilai hampir 274 juta dolar AS untuk membantu negara-negara yang membutuhkan, di samping pendanaan yang telah kami berikan ke berbagai organisasi multilateral seperti WHO dan UNICEF.

Jumlah total hingga kini mencakup bantuan kesehatan darurat senilai hampir 100 juta dolar dari Dana Cadangan Darurat Kesehatan Global USAID dan bantuan kemanusiaan senilai 110 juta dolar dari rekening Bantuan Bencana Internasional USAID yang akan disalurkan ke hingga 64 negara berisiko dalam menghadapi ancaman pandemi global ini. Melalui Biro Kependudukan, Pengungsian, dan Migrasi, Departemen Luar Negeri AS, Lembaga Pengungsi PBB (UNHCR) akan menerima bantuan kemanusiaan senilai 64 juta dolar untuk mengatasi ancaman akibat COVID-19 yang terjadi di beberapa wilayah krisis kemanusiaan terutama bagi kelompok orang paling rentan di dunia.

Lembaga-lembaga pemerintah AS bekerja sama memprioritaskan bantuan luar negeri berdasarkan koordinasi dan dampak yang potensial terjadi. Dengan pendanaan saat ini, Amerika Serikat memberikan bantuan khusus berikut ini:

INDONESIA

Indonesia: Bantuan kesehatan sebesar 2,3 juta dolar akan membantu pemerintah Indonesia mempersiapkan sistem laboratorium, mengaktifkan penemuan kasus dan pengawasan berbasis kejadian, serta mendukung ahli teknis dalam respons dan kesiapsiagaan, dan lebih banyak lagi. Amerika Serikat telah menginvestasikan lebih dari 1 (satu ) miliar dolar dalam bantuan kesehatan, dan lebih dari 5(lima) miliar dolar dalam bantuan secara keseluruhan selama 20 tahun terakhir.

Investasi AS di bawah Agenda Keamanan Kesehatan Global (Global Health Security Agenda), termasuk investasi yang telah kami kontribusikan untuk tanggap krisis global ini, dirancang untuk melindungi publik Amerika dengan membantu meminimalkan penyebaran penyakit di negara-negara yang terdampak serta meningkatkan respons lokal dan global terhadap wabah patogen yang menular.

Bantuan baru ini merupakan bentuk lain dari bukti kepemimpinan Amerika Serikat dalam bantuan kesehatan dan kemanusiaan global. Bantuan ini merupakan bagian dari paket respons global yang lebih besar lagi dari pemerintah AS, yang melibatkan sejumlah departemen dan institusi, termasuk Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Sejak 2009, pembayar pajak Amerika mendanai bantuan kesehatan senilai lebih dari 100 miliar dolar dan hampir 70 miliar dolar bantuan kemanusiaan secara global.

Negara kami senantiasa menjadi donor tunggal terbesar dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan, baik dalam upaya pembangunan jangka panjang dan pengembangan kapasitas bersama mitra-mitra kami maupun upaya tanggap bencana dalam menghadapi krisis yang berulang. Dana ini telah menyelamatkan nyawa, melindungi orang-orang yang paling rentan terhadap penyakit, membangun institusi kesehatan, dan mendorong stabilitas komunitas dan bangsa-bangsa. (PRM-Press@state.gov./ Dhoto Eveerth / lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here