Dinkes Kabupaten Jayapura Siapkan 6 Ruang Isolasi bagi Korban Terpapar Virus Corona

0
448
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, bersama tim usai melalukan peninjauan ruang isolasi bagi pasien yang terpapar virus Corona atau Covid-19 di belakang UGD RSUD Youwari, Rabu (18/3). Dinkes Kabupaten Jayapura Siapkan 6 Ruang Isolasi bagi Korban Terpapar Virus Corona. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Kesehatan, menyiapkan sebanyak enam ruang isolasi bagi korban yang terindikasi terpapar virus Corona.

Selain itu, juga akan menyediakan sejumlah fasilitas pendukung dan membangun akses ruas jalan menuju ke enam ruang isolasi tersebut. Untuk diketahui, ruang isolasi itu tepat berada di belakang UGD RSUD Youwari.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengatakan, ruang khusus isolasi bagi pasien Covid-19 itu disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya warga yang terjangkit virus Corona di Kabupaten Jayapura.

“Ini juga untuk membackup RSUD Dok II Jayapura sebagai rumah sakit rujukan. Jika tak mampu menampung pasien corona,” kata Mathius Awoitauw usai meninjau langsung fasilitas di ruang isolasi tersebut.

Dikatakan, ada enam ruangan yang disiapkan untuk mengisolasi jika ada masyarakat yang terpapar Covid-19. Ruangan itu sebenarnya dibangun untuk ruang bedah di RSUD Youwari. Namun pemerintah akan mengalihkan sementara pemanfaatanya untuk mengantisipasi wabah virus Covid-19 itu. Untuk itu, Pemda Kabupaten Jayapura akan memasukan sejumlah fasilitas pendukung seperti tempat tidur pasien dan sarana lainnya, termasuk ruas jalan akses menuju ke lokasi itu akan dibangun oleh pemerintah.

“Letaknya terpisah dengan ruang pelayanan pasien lainnya. Nanti kita akan melengkapi ruang itu dengan peralatan medis sesuai dengan yang dibutuhkan,” katanya.

Pihaknya memastikan, akan mempercepat pengadaan semua fasilitas yang dibutuhkan di ruang isolasi tersebut, termasuk pekerjaan dari ruas jalan akses ke situ juga dipercepat. Hal ini agar pasien yang terindikasi terpapar virus Corona bisa langsung masuk ke ruang isolasi tanpa melalui area ruang pelayanan pasien lainnya.

“Kapasitas untuk satu ruangan satu tempat tidur, jadi disini ada enam urangan untuk pasien, dan sudah steril tidak boleh diganggu oleh pasien lain dan ditangani khusus. Penyiapan fasilitas ruang isolasi sedang dipersiapkan, tinggal kelengkapan mana yang kurang akan disiapkan, yang penting ini jalan. Supaya dari luar langsung masuk sini tidak melalui ruang yang ada di rumah sakit ini, pemeriksaan tidak melalui UGD lagi, tapi langsung ke ruang isolasi ini,” jelasnya.

Bupati Mathius juga akan mengeluarkan surat edaran (SE) pengurus tempat ibadah untuk memperhatikan fasilitas cuci tangan dan mengagendakan kegiatan pembersihan di lingkungan tempat ibadah.

“Tempat ibadah kita akan keluarkan surat edaran juga. Supaya ibadah jalan, tetapi memperhatikan fasilitas cuci tangan atau kegiatan pembersihan lain, pemerintah akan kerjasama juga dengan pengurus tempat ibadah,” tutupnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here