Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan Ketua DPD Persagi Papua, Budi Kristanto, STP, MSi, saat mengikuti acara peringatan Hari Gizi Nasional ke-60 di SMU Negeri II, Skanto, Kamis (20/2/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Keerom Dukung Gizi Optimal Untuk Generasi Milenial

KEEROM  (LINTAS PAPUA) – DPD Perhimpunan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) melaksanakan peringatan Hari Gizi Nasional ke-60 tingkat Provinsi Papua dengan tema ‘Gizi optimal untuk Generasi Milenial’. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Keerom, tepatnya di SMU Negeri II Arso, yang berlokasi di Kampung Arsopura, Distrik Skanto pada Kamis (20/2/20) kemarin.

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, bersama Ketua DPD Persagi Provinsi Papua, Budi Kristanto, STP, MSi,. (Arief / lintaspapua.com)

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, bersama Ketua DPD Persagi Provinsi Papua, Budi Kristanto, STP, MSi, memimpin kegiatan tersebut. Kegiatan diisi diantaranya dengan pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri atau siswi SMU Negeri II, pembagian botol minum (tumbler), dan penampilan tarian daerah dan tari kontemporer yang disuguhkan remaja atau putra/putri SMU sebagai generasi milenial.

Wakil Bupati Keerom, pada kesempatan tersebut menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat Keerom menjadi masyarakat sadar gizi. ‘’Pada hari gizi nasional kali ini kita laksanakan dengan pesan kita harus sadar gizi, dengan mengkonsumsi makanan bergizi dengan menjaga kesimbangan gizi. Jangan kurang dan jangan berlebih, karena mengkonsumsi makanan bergizi tidak harus mahal. Makanan muurah tapi bergizi dan dimulai sarapan dan waktu-waktu makan beruikutnya,’’pesannya.

Selain itu menurutnya, perhatian juga harus dilakukan sejak fase awal kehidupan mulai dari kandungan, kelahiran dan masa remaja. ‘’Dengan gizi yang diperhatikan sejak awal kita dukung Keerom bebas stunting dan wasting, dengan itu maka Keerom akan memiliki generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas . Dan generasi yang sehat tentunya dilahirkan oleh seorang ibu yang sehat,’’tambahnya.

Sementara itu Ketua DPD Persagi Papua, Budi Kristanto, STP, MSi, mengemukakan bahwa pelaksanaan hari gizi nasional ke-60 dilaksanakan di Keerom karena Kabupaten Keerom menjadi salah satu locus untuk penanggulangan stunting.

‘’Pada kesempatan pelaksanaan hari gizi kali ini kita lakukan pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri. Karena penangan stunting dimulai sejak awal remaja putri, karena remaja putri ini rentan terhadap penyakit kurang darah atau anemia, maka dengan pemberian tablet tambah darah ini kita ingatkan kepada mereka bahwa mereka adalah asset penting, karena mereka ini yang nantinya akan hamil dan menghasilkan anak-anak yang sehat dan berkualitas sebagai penerus bangsa, kalau mereka anemia akan melahirkan generasi yang kurang baik,’’pesannya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Wakil Bupati keerom, Piter Gusbager, yang membuka kegiatan. Ia berharap hal tersebut menjadi awal yang baik untuk melakukan koordinasi dan kolaborasi program-program persagi untuk menangani masaklah stunting dan masalah lainnya.

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP,. (Arief / lintaspapua.com)

Pada kesempatan tersebut juga, sebelum kegiatan hari gizi, Wakil Bupati juga melakukan peresmian ruang praktek agama Kristen dan peletakan batu pertama ruang praktek agama hindu di SMU II Arso. Turut hadir di acara tersebut, Kepala Distrik Skanto, D. Warombri, Ketua GOW Kab. Keerom, Ny. Angela Tutwuri Handayani Gusbager, ST, Kepala SMU II Arso, Mesak mantek, SPd, MSi, dan tamu undangan lainnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here