Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Anti Miras di Ruang Rapat Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (17/2/2020) kemarin. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh massa pendemo dari Pemuda-pemudi Forum Peduli Kabupaten Jayapura yang meminta kepada pihak pemerintah untuk menutup semua tempat penjualan minuman beralkohol, tidak memberikan izin bagi penjualan minuman beralkohol dan meminta kepada DPRD agar segera mengevaluasi atau merevisi kembali Perda Miras Nomor 9 Tahun 2015, maka DPRD Kabupaten Jayapura menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo.

Rakor yang membahas Anti Miras itu juga dihadiri Wakil Ketua I H. Muhammad Amin, Wakil Ketua II Patrinus R. N. Sorontou, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Jayapura lainnya, diantaranya H. Wagus Hidayat, SE, Clief Ohee, Yohanis Hikoyabi dan Sihar L. Tobing.

Kemudian, dihadiri juga dari pihak Pemda Kabupaten Jayapura diantaranya Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, Asisten III Bidang Adminitsrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura Timothius J. Demetouw, Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura Henock Puraro, Perwakilan Satpol PP dan sejumlah massa pendemo dari Pemuda-pemudi Peduli Kabupaten Jayapura.

Usai Rakor, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo mengakui, ada sejumlah kesepakatan yang telah dihasilkan melalui pertemuan tersebut. Salah satu kesepakatannya adalah Kabuparen Jayapura harus bebas Miras. Dengan demikian, maka generasi penerus masa depan bangsa dapat terselamatkan dari kehancuran akibat Miras.

Selain itu, disepakati juga bahwa dalam waktu dekat akan digelar suatu acara pencanangan yang akan dihadiri oleh seluruh pihak dan stockholder, dimana melalui acara pencanagan tersebut dibuat komitmen bersama menolak Miras.

“Kami harap semua elemen masyarakat dan para pihak dapat memberikan dukungan terhadap rencana pencanangan Kabupaten Jayapura bebas Miras dalam waktu dekat ini,” harap politisi Partai NasDem tersebut ketika dikonfirmasi wartawan usai kegiatan Rakor Bersama Anti Miras, di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (17/2/2020) kemarin sore.

Selain itu, dirinya juga menambahkan, bahwa pihaknya telah meminta kepada pihak Eksekutif untuk segera menertibkan toko-toko penjual Miras di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura.

Sementara itu ditempat yang sama, Kapolres Jayapura, AKBP. Victor Dean Mackbon, S.H, S.IK, M.H, M.Si, menjelaskan, bahwa pihaknya mendukung dan juga mengikuti kesepakatan bersama yang telah dibuat tersebut.

“Terutama dalam rangka menyambut pelaksanaan iven Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, maka Kabupaten Jayapura harus bebas Miras. Dengan demikian, kesan terbaik sebagai tuan rumah boleh terukir dari aspek keamanan,” imbuhnya.

Selain itu, AKBP Victor Dean Mackbon juga memastikan, bahwa pihaknya bersama elemen lain akan berperan aktif melakukan langkah-langkah pemberantasan Miras di wilayah hukum Polres Jayapura.

“Pemberantasan minuman beralkohol yang akan dilakukan bukan saja terhadap penjualnya, tetapi juga kepada para penikmatnya. Supaya kesannya tidak hanya penjual saja yang ditertibkan, tetapi juga penikmatnya ikut ditertibkan,” tukasnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here