OKSIBIL (LINTAS PAPUA) – Sebanyak 5 heli bell yang akan membantu proses evakuasi heli milik TNI Angkatan Darat jenis MI-17 yang jatuh sejak tanggal 28 Juni tahun lalu telah berada di Distrik Oksibil, Rabu (12/2).

Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar dalam siaran persnya menyampaikan tiga unit Heli Bell TNI AD hari ini sudah lengkap berada di Bandara Distrik Oksibil untuk membantu proses evakuasi begitu pula dengan dua unit heli milik swasta.

“Saat ini di bandara Oksibil sudah ada 5 heli bell yang kita stanbykan untuk membantu proses evakuasi. 3 milik TNI Angkatan Darat, 1 sudah standby sejak hari senin kemarin dan 2 lagi baru tiba dari jayapura tadi pagi. Kemudian, 2 heli milik swasta”, ujarnya.

“Tadi pukul tujuh pagi kita sudah melakukan peninjauan ulang. Kita harapkan ini yang terakhir ke sasaran, kita meninjau titik pendaratan kemudian rute yang bisa kita gunakan pada saat evakuasi. Peninjauan ini sudah selesai dalam keadaan aman,” lanjutnya.

Diakuinya, proses evakuasi memang terkendala cuaca yang selalu berubah-ubah.

“Cuaca diwilayah pegunungan Papua ini cukup ekstrim. Kadang kita Cuma diberikan waktu satu hingga dua jam untuk terbang. Itulah yang menjadi factor utama kendala untuk melakukan upaya pencarian”, ungkap Danrem.

Pihaknya berharap agar secepatnya dapat melakukan proses evakuasi terhadap heli dan korban.

“Kita sudah berkordinasi dengan seluruh pilot mudah-mudahan besok atau lusa kalau cuaca mengijinkan kita sudah mulai kegiatan evakuasi. Baik itu mencari jenazah termasuk barang-barang yang diperlukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan”, terang Danrem.(Kapendam XVII/Cenderawasih)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Awemee Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here