Jelang Pilkada 2020, Sebanyak 231 Peserta Ikuti Tes Tertulis Calon PPD Keerom

0
580
Ketua KPU Keerom, Korneles Watkaat berikan keterangan terkait tes tertulis calon anggota PPK untuk Pilkada 2020 Kabupaten Keerom, yang dilaksanakan Senin (03/02/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Ketua KPU Keerom : 10 orang akan lolos untuk tes wawancara, masyarakat diminta memantau

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Sebanyak 231 calon anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) pada Pemilihan Bup/Wabup Keerom tahun 2020 mengikuti tahapan tes tertulis yang digelar KPU Keerom. kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa ruang kelas di SMK Negeri 1 Keerom.

Suasana tes tertulis calon anggota PPK untuk Pilkada 2020 Kabupaten Keerom, yang dilaksanakan Senin (03/02/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)
Komisoner KPU Divisi SDM dan Parmas, Frenki Tiwe.  untuk Pilkada 2020 Kabupaten Keerom, yang dilaksanakan Senin (03/02/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Agar tak bertabrakan dengan jam sekolah, maka kegiatan dilaksanakan seusai jam sekolah pagi. Maka kegiatan digelar mulai pukul 13.00 WIT dan berakhir sekitar jam 14.30 WIT. Peserta mengerjakan soal pilihan berganda sebanyak 50 soal.

Ketua KPU Keerom, Kornelis Watkaat, S.Sos, mengemukakan bahwa tahapan kali ini telah melalui tahapan penerimaan dan seleksi berkas terlebih dahulu. Ia menerangkan bahwa pada seleksi berkas terdapat 300 lebih pendaftar dan 231 diantaranya dinyatakan lolos untuk mengikuti ujian tertulis.

Adapun materi yang diujikan sejak dari seleksi administrasi atau pemberkasan hingga dengan tertulis dan terakhir berupa sesi wawancara bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan peserta serta integritas pribadi peserta.

‘’Materi ujian kali ini adalah terkait dengan kemampuan atau pengetahuan tentang undang-undang, penguasaan wilayah dan integritas,’’jelasnya kepada media ini, kemarin.

Ia menambahkan bahwa dari tes tertulis nanti akan diloloskan per distrik sebanyak 10 orang. Untuk selanjutnya akan mengikuti tes wawancara dan 5 yang akan terpilih untuk menjadi anggota PPD pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Keerom tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada 23 September 2020 mendatang.

Sementara itu, Komisioner KPU Keerom divisi SDM dan Parmas, Frenki Tiwe, mengemukakan bahwa KPU Keerom akan bekerja keras untuk melakukan proses seleksi penyelenggara dibawah KPU Keerom agar menjadi penyelenggara yang baik dan berintegritas.

‘’Untuk penyelenggara dibawah KPU selain PPD juga akan kita rekrut PPS dan KPPS. Untuk itu kita akan bekerja keras agar PPD, PPS dan KPPS yang kita rekrut benar-benar yang berkualitas dan berintegitas. Maka kita akan telita berkas-berkas yang ada dengan baik termasuk rekam jejak calon, jangan sampai ada parpol yang mnyusupkan kader-kadernya untuk menjadi penyelenggara,’’jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sesuai jadwal dan tahapan maka sejak tanggal 1 februari 2020, KPU Keerom telah membuka posko tanggapan masyarakat atas calon PPD. Masyarakat dipersilakan untuk menyampaikan bila mengetahui rekam jejak calon.

‘’Tahapan pengaduan masyarakat tahap I ini akan kita laksanakan hingga tanggal 9 dan dilanjutkan tes wawancara tanggal 9-11, dan hasilnya akan kita umumkan maksimal 7 hari yaitu antara tanggal 19-21 feb, sekaligus tanggapan masyarakat tahap II, semuanya ada di KPU Keerom untuk tanggapan tersebut, kami persilahakn,’’pungkasnya.(arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here