Wabup Piter Gusbager Minta OPD di Keerom Stop Lakukan Pungli, ASN Harus Netral

0
750
Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat memimpin apel rutin ASN di lingkungan Pemkab Keerom, Senin (03/02/20) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Pimpin apel rutin, ia juga ingatkan ASN Harus Netral, wajib LHKPN dan Lain-lain

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengingatkan, dengan tegas agar ASN yang melayani masyarakat untuk tidak melakukan pungli. Karena menurutnya kelakukan-kelakuan seperti itulah yang membuat Keerom tak maju-maju.

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengingatkan, dengan tegas agar ASN yang melayani masyarakat untuk tidak melakukan pungli. Karena menurutnya kelakukan-kelakuan seperti itulah yang membuat Keerom tak maju-maju. (Arief / lintaspapua.com)
ASN Kabupaten Keerom saat mengikuti apel pagi. (Arief / lintaspapua.com)

‘’Saya mencium ada bau pungli di beberapa OPD, ada beberapa oknum di OPD yang tidak segan dan tak malu-malu untuk minta uang kepada masyarakat. Macam-macam, ada yang untuk diterima pegawai, kenaikan pangkat dan lain-lain alas an, saya tegaskan stop pungli,’’ungkapnya saat memberikan arahan selaku inspektur pada apel rutin Pemkab Keerom, Senin (03/02/20) kemarin.

Wakil Bupati Nampak kesal atas laporan masyarakat tersebut, karenanya ia menekankan akan bertindak jika ketahuan oknum tersebut. ‘’Bagi mereka yang pungli jelas alamat mereka adalah neraka. Kalau tidak, saya berdoa agar Tuhan yang kasih tangkap dia tukang pungli, jadi stop sudah, ini kelakukan yang tidak baik, bikin keerom tidak bisa maju,’’tegasnya.

Wakil Bupati Nampak kesal atas laporan masyarakat tersebut, karenanya ia menekankan akan bertindak jika ketahuan oknum tersebut. Tampak suasana salaman dengan sejumlah staf ASN Keerom. (Arief / lintaspapua.com)

Pada kesempatan itu, Wabup yang mantan Dosen UNIPA ini juga menyampaikan tentang netralitas ASN pada Pilkada. ‘’Saya ingatkan bahwa sejak tanggal 8 januari hingga Pilkada nanti sudah tak ada lagi mutasi pejabat. Ini negara hukum, semua sesuai aturan, sudah ada surat yang masuk dari kemendagri, Bawaslu dan lembaga terkait tentang larangan rolling jelang Pilkada,’’ujarnya.

 

Untuk itu ia meminta kepada SKPD fokus untuk melayani masyarakat. ‘’Jangan ikut ikut kayak berudu karena takut apa, sudah tak ada itu, aturan tentang larangan mutasi jelang Pilkada jelas. Jadi lebih baik kepada OPD untuk focus layani masyarakat, karena itu tugas ASN,’’pesannya.

Selain itu Wabup juga mengingatkan agar beberapa pimpinan OPD yang belum masukkan SPJ agar segera melakukannya. Juga terkait wajib LHKPN bagi 31 pejabat di lingkungan Pemkab Keerom, juga laporan pendapatan daerah bagi OPD yang bertugas.

Usai melakukan apel, Wakil Bupati mengikuti ibadah Oikumene yang digelar ASN yang beragam Kristen dan Katholik, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Keerom. Sementara yang beragama islam melaksanakan pengajian di Masjid Nurul Huda Arso II. (arief/lintaspapua.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here