Ketua Panitia HUT Pekabaran Injil Tahun 2020 tingkat Kabupaten Keerom, Stevanus Runggaimusi dan jajaran tengah mempersiapkan lokasi kegiatan HUT-PI yang akan digelar 5 Februari 2020 mendatang. (Arief / lintaspapua.com)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Kabupaten Keerom juga tengah bersiap untuk menggelar kegiatan Peringatan Masuknya Injil di Papua yang ke-165 tahun. Untuk tahun ini, Kampung Amyu, Distrik Arso Timur pun telah dipilih sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

Koordinator sie usaha dana, Petrus Kendi, saat diwawancara. (Arief / lintaspapua.com)

Ketua Panitia Peringatan Masuknya Injil di Papua – Kabupaten Keerom, Stevanus Runggaimusi, mengemukakan bahwa  sejak beberapa hari terakhir, panitia telah memulain persiapan lokasi kegiatan di Kampung Amyu.

‘’Untuk peringatan masuknya injil ke Papua tingkat Kabupaten Keerom, tahun ini dijadwalkan di Amyu. Panitia telah bekerja keras untuk persiapannya hingga pelaksanaan hari H nanti tanggal 5 Februari 2020. Dan beberapa hari ini panitia dan masyarakat telah bekerja bersama-sama untuk mempersiapkan lokasi acara baik dari sisi pembersihan lahan, pembuatan tenda untuk peserta maupun pembuatan panggung kegiatan,’’ungkapnya kepada media ini di Amyu, kemarin (25/01/20).

Ia menambahkan bahwa panitia dan masyarakat Amyu telah siap untuk menyambut kedatangan jemaaat dari 38 jemaat yang ada di GKI Klasis Keerom serta jemaat dari beberapa denominasi gereja yang ada di Keerom.

‘’Kita perkirakan jemaat yang akan datang ke Amyu sekitar 1500 orang jemaat. Kegiatan akan diisi ibadah dan lain-lain dan dijadwalkan pimpinan daerah Keerom akan hadir untuk kegiatan ini, baik dari Pemkab Keerom maupun dari klasis GKI dan dari denominasi lain, sehingga nanti ada ibadah oikumene,’’lanjutnya.

Kabupaten Keerom juga tengah bersiap untuk menggelar kegiatan Peringatan Masuknya Injil di Papua yang ke-165 tahun. Untuk tahun ini, Kampung Amyu, Distrik Arso Timur pun telah dipilih sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. (Arief / lintaspapua.com)
Suasana Persiapan dari Panitia. (Arief / lintaspapua.com)

Sementara itu, Koordinator sie usaha dana, Petrus Kendi, mengemukakan bahwa untuk kegiatan kali ini, maka panitia melakukan kegiatan dari beberapa sumber dana.

‘’Diantaranya bantuan pemerintah melalui Klasis GKI Keerom dan juga melalui kegiatan swadaya jemaat, sumbangan dari jemaat gereja, kegiatan bazar, mengedarkan amplop dan lain-lainnya. Kita harapkan semuanya bisa mengkover kebutuhan dana untuk kegiatan ini,’’terangnya.

Sementara untuk kegiatan penyiapan lokasi acara, nampak pemuda-pemuda gereja dan panitia mulai mengerjakan dengan secara swadaya mencari kayu papan dan kayu bua untuk membuat panggung dan tenda acara.

‘’Kami harapkan dan berusaha agar semua persiapan ini telah rampung pada tanggal 3 februari mendatang. Masyarakat cukup antusias membantu persiapan acara ini, karena masyarakat Keerom telah merasakan masuknya injil ke Papua dan juga ke Keerom telah memberikan perubahan positif bagi masyarakat Keerom termasuk di Kampung Amyu ini,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here