SECOND VILLAGE, PELA-GANDONG KONTEMPORER
— Meretas Jalan Keadilan Sosial

Salah satu alasan kawasan timur Indonesia masih tertinggal adalah karena berbagai isu kawasan belum dapat diarusutamakan hingga menjadi diskursus nasional. Sinergi dan kolaborasi juga belum begitu terlihat antar sesama potensi dari kawasan timur.

Kini berbagai upaya tengah dilakukan oleh kalangan milenial, antara lain oleh IndoEast Network. Menarik dari platform digital ini adalah adanya program ‘pela-gandong kontemporer’, yang disingkat PeGaKe. Program ini meminjam kearifan lokal masyarakat Maluku dalam membangun persaudaraan dan memperkuat kohesi sosial.

Dalam Program PeGaKe, setiap individu, organisasi maupun local goverment bisa menemukan dan memilih pihak yang akan dijadikan saudara atau PeGaKe-nya. Di PeGaKe akan ada program Second Village atau Kampung Kedua.

Di sini, setiap orang, khususnya yang telah memiliki kemampuan finansial dan networking yang kuat, dapat memilih kampung keduanya di kawasan timur Indonesia. Individu yang kemudian disebut ‘Pegakes’ ini akan membantu meningkatkan kapasitas masyarakat di kampung keduanya itu, menggerakkan mereka untuk maju, seperti mengadakan rumah baca, mendorong second villagenya sebagai desa wisata, hingga membantu akses beasiswa bagi anak-anak di-second village-nya itu.

Intinya, dari berbagai program, sinergi dan kolaborasi yang ada, IndoEast Network dapat menjadi alternatif untuk mengurai ketimpangan, menghangatkan dan memperkuat persatuan nasional, sehingga sebagai sebuah bangsa yang besar, dapat besama, maju dan berjaya.
Saksikan bincang-bincangnya di Progam Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, 26 Januari 2020, Pukul 08.30. (*)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here