Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna, saat diwawancara. (Irfan / LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Tunggakan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura selama tiga tahun mulai tahun 2016 hingga tahun 2019 mencapai Rp. 34,4 miliar.

“Itu tunggakan pelanggan untuk di empat (4) distrik yang ada di Kota Jayapura saja. Yakni, Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Distrik Abepura dan Distrik Heram,” kata Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna, ketika ditanya wartawan disela-sela acara Family Gathering, di Pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Sabtu (18/01/2020) siang pekan kemarin.

Melihat angka tunggakan yang begitu besar, ungkap Sutisna, bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan suatu langkah tegas kepada sejumlah pelanggan yang enggan membayarkan tagihannya.

“Kita akan melakukan pemutusan besar-bersaran di empat distrik itu. Sebelumnya kita memang sudah melakukan pemutusan. Tapi, hanya di beberapa tempat saja. Kita juga sudah bentuk tim, dan tim ini nantinya akan melakukan pemutusan kepada pelanggan yang bandel pada bulan Februari nanti,” cetus Sutisna.

Dikatakannya, sebelum dilakukan pemutusan, pihaknya akan memanggil terlebih dahulu pelanggan-pelanggan tersebut. Karena, menurutnya, saat ini pihaknya telah melakukan perubahan pada sistem IT, sehingga lebih mudah untuk mendata dan memanggil para pelanggan yang memiliki tunggakan besar.

Namun apabila panggilan ini tidak diindahkan oleh pelanggan, maka pihaknya akan tetap melakukan pemutusan tersebut.

“Kita saat ini sudah bekerja sama dengan Polresta Jayapura, untuk membantu kita dalam proses pemutusan jaringan air yang masuk kepada para pelanggan,” tutupnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here