WAKIL WALIKOTA KETIKA MELAKUKAN SIDAK DI LOKASI EKS PASAR AMPERA. (Foto Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Penataan pedagang kaki lima (PKL) di kota Jayapura akan terus dilakukan, sehingga kota Jayapura akan lebih bersih dan tertib.

Hal tersebut dikatakan Wakil Walikota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, seusai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi eks pasar Ampera, Rabu, 15 Januari 2020.

Dikatakannya, sidak ini dilakukan karena direncanakan PKL yang ada di pusat kota Jayapura nantinya akan ditempatkan di eks pasar Ampera, khususnya untuk PKL yang berjualan aksesoris dan kuliner mulai jam 5 sore sampai jam 10 malam.

“Ada wacana eks pasar Ampera akan difungsikan kembali. Karena saat ini PKL di kota Jayapura belum tertata dengan baik, masih ada berjualan di badan jalan, di atas trotoar dan diatas saluran air atau got. Dari sidak tadi juga ditemui banyak PKL yang masih belum tertib, ada yang melanggar ketentuan karena belum punya ijin, ada juga yang melanggar karena mengambil badan jalan untuk mendirikan bangunan-bangunan usahanya,” ungkapnya.

Lebih lanjut menurut Wakil Walikota, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan berapa jumlah PKL yang kuliner, aksesoris yang ada di pusat kota Jayapura, sehingga nantinya penataan para PKL tersebut bisa dilakukan dengan baik.

Selain lokasi eks pasar Ampera lanjutnya, lokasi kampung Nelayan Hamadi juga akan ditata sebagai tempat PKL melakukan aktifitasnya, sehingga di kawasan tersebut nantinya bisa dijadikan lokasi wisata rekreasi yang menarik bagi warga kota Jayapura khususnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota juga menghimbau kepada para pemilik toko yang berada di ruas jalan utama, untuk menyediakan tempat sampah dan menanam bunga di depan tempat usahanya, serta membersihkan got dan sekitar lingkungannya masing-masing, sehingga tidak ada lagi penumpukan sampah yang membuat wajah kota Jayapura terlihat kotor.(Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here