Jangan Takut, Tuhan Selalu Dekat
Baca: Keluaran 13:17-22

“TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.” (Keluaran 13:21)

Kita bangga dan sukacita memiliki Tuhan yang bukan hanya duduk di tahta Mahakudus dalam Kerajaan Sorga, namun juga tinggal dekat dengan kita.

Tuhan hadir di tengah-tengah umat-Nya dengan tujuan supaya kita tidak takut walaupun berada di tengah dunia yang jahat dan penuh gejolak ini. “…janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” (Yesaya 41:10). Tuhan menyatakan kehadiran-Nya atas bangsa Israel di padang gurun melalui tiang awan dan tiang api (ayat nas).

Saat mengalami masalah dan pergumulan hidup yang berat hendaklah pandangan kita senantiasa tertuju kepada Tuhan. Sekalipun kita tak melihat Dia secara kasat mata, kita mengimani bahwa Dia hadir di tengah-tengah kita untuk memberikan perlindungan dan pertolongan-Nya. Perlindungan Tuhan itu sempurna, dan pertolongan-Nya selalu tepat pada waktu-Nya.

Maka dari itu “Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya,” (Mazmur 37:34), sampai Dia bekerja menurut waktu-Nya. Kita tahu bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang mempunyai rancangan-rancangan yang indah dan baik adanya (baca Yeremia 29:11), namun di lain sisi musuh kita, yaitu Iblis, berusaha untuk mengalihkan arah pandang kita kepada besarnya masalah yang sedang kita hadapi. Bila kita tidak punya dasar iman yang kuat dalam Tuhan dan tidak berpegang teguh pada janji firman-Nya, kita pasti akan gagal melihat kuasa dan mujizat-Nya dinyatakan.

Peristiwa perkawinan di Kana (baca Yohanes 2:1-11) mengingatkan kita tentang arti kehadiran Tuhan dalam hidup ini. Saat pesta berlangsung terjadi suatu masalah yang tak bisa dianggap enteng, yaitu kehabisan anggur; beruntung si tuan rumah mengundang Kristus hadir di tengah pesta itu. Kehadiran Tuhan sanggup mengubah masalah menjadi mujizat: air diubah-Nya menjadi anggur.

“Dari hal inilah akan kamu ketahui, bahwa Allah yang hidup ada di tengah-tengah kamu…” (Yosua 3:10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here