Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan jajaran Muspika Keerom saat melakukan penanaman padi perdana jenis trisakti di Kampung Jaifuri, kemarin. (Arief / LPC)

Wabup Canangkan Penanaman Padi Perdana 1000 Ha di Keerom

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP dan perwakilan dari Kementan RI dan Muspida melakukan penanaman perdana padi jenis trisakti di sekitar 50 Ha sawah di Kampung Jaifuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom pada Rabu (15/01/2020) kemarin.

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP dan jajaran Muspika Keerom saat melakukan penanaman padi perdana jenis trisakti di Kampung Jaifuri, kemarin. (Arief / LPC)

Penanaman padi di areal 50 Ha ini merupakan bagian dari rencana keseluruhan pencetakan 1000 hektare sawah di keerom yang terbagi di dua tempat. Yaitu 500 hektare di Kampung Jaifuri, Skanto dan 500 hektare lainnya di Kampung kriku, Distrik Arso Timur.

Hadir pada penanaman padi perdana ini, diantaranya Wabup Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP. Juga ada Kasubdit perluasan areal, dari Kementerian Pertanian RI, Hamid Sangadji, SP. Ketua Koperasi Pelangi Papua (Kopelpa), Sudiyono. Wakil Ketua Umum YKPN Nasional, Mukarom, Kadinas Pertanian Keerom, Sunar, SP. Juga ada unsur pimpinan DPRD Keerom, Syahabuddin, Ketua Komisi B DPRD Keerom, Ahmad Mbara, Wakapolres Keerom, AKBP, J. Pocceratu.

Pada kesempatan tersebut Wabup Keerom, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Nawacita dari Presiden RI, Joko Widodo. Sehingga Pemkab Keerom memilih untuk menjemput bola untuk ikut aktif di program ini, sehingga target 4 juta ton beras di tahun 2020 terwujud.

‘’Apalagi kita memiliki potensi yang luas, karena ini wilayah perbatasan. Juga penduduk kita 60 persen adalah bergerak dibidang pertanian. Maka Pemkab Keerom wajib dukung terus kegiatan ini untuk mendukung nawacita RI,’’ujarnya lagi.

Senada dengan itu, Hamid Sangadji, SP, mengemukakan menyambut positif bagi petani Keerom melalui Koperasi Pelangi Papua (Kopelpa) karena secara mandiri telah membuka sawah di Kabupaten Keerom.. ‘’Ini gambaran partisipaksi aktif masyarakat untuk mendukung program Nawacita Presiden kita,’’ujarnya.

Ia menjelaskan pihaknya memiliki beberapa kewenangan untuk membuat program. Diantaranya pengadaan bantuan pupuk yang sudah jalan, Jaringan pemanfaatan sumber air untuk pertanian, dan KUR bagi petani. ‘’Jadi pemerintah sangat dukung kegiatan ini,’’pesannya.

Sementara Ketua Kopelpa, Sudiyono, mengemukakan bahwa organisasi ini terutama YKPN telah mendorong Kopelpa untuk mewujudkan pencetakan sawah 1000 hektare yang diinisiasi oleh mendiang Celcius Watae sebagai mantan Bupati keerom waktu itu.

Sedangkan Waketum YKPN, Mukarom yakin Keerom bisa mencapai target untuk berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional terutama di daerah Papua bagian utara. Sementara Ketua Bulog, Kennedy mengemukakan berapapun hasil tani dari sawah di Keerom, maka pihaknya telah siap untuk menampung. (arief/lintaspapua.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here