Foto Bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura Musa Yarisetouw, Kepala Seksie (Kasie) Budaya Keagamaan Kristen pada Kanwil Kemenag Papua Tony Sahertian, Kepala BPS Kabupaten Jayapura Jeffry De Fretes, S.Kom, unsur Forkompimda dan tamu undangan lainnya. (Irfan / lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Perayaan Natal 2019 digelar oleh Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jayapura dengan membawa tema: “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” (Yohanes 15:14-15).

Perayaan natal dimulai dengan lagu pujian kepada Yesus Kristus yang dilantunkan para ASN Bimas Kristen Kemenag Kabupaten Jayapura dan beberapa vokal grup.

Foto Bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura Musa Yarisetouw, Kepala Seksie (Kasie) Budaya Keagamaan Kristen pada Kanwil Kemenag Papua Tony Sahertian, Kepala BPS Kabupaten Jayapura Jeffry De Fretes, S.Kom, unsur Forkompimda dan tamu undangan lainnya. (Irfan / lintaspapua.com)

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura, Musa Yarisetouw menilai tema tersebut merupakan tema sentral yang mengandung nilai-nilai kehidupan umat, khususnya umat Kristen. Tapi, juga pada umumnya untuk seluruh umat beragama guna bagaimana membangun kehidupan bersahabat bagi semua orang yang tidak memandang suku, agama, ras maupun latar belakang.

“Natal di tahun 2019 ini memberikan satu label yang istimewa, karena label ini membawa setiap umat untuk bersama-sama berada di tahun 2020 dan ini tema yang tepat,” Kata Kepala Kemenag Kabupaten Jayapura, Musa Yarisetouw kepada wartawan usai acara perayaan Natal Keluarga Besar Kemenag Kabupaten Jayapura, di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura, Kamis (9/1/2020) siang.

“Inilah nilai Natal yang dirayakan pada tahun 2019, dan kita di Kementerian Agama Kabupaten Jayapura merayakan nilai Natal yang sangat istimewa di awal tahun 2020 ini. Kita ada di hari ini (kemarin) tentunya bersama-sama sudah disaksikan perayaan Natal bersama keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Jayapura,” tambahnya.

Lanjut Musa Yarisetouw mengatakan, pesan persahabatan ini sekaligus mendorong para tokoh agama yang memiliki urgensi dalam menyuarakan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian.

“Tokoh agama maupun penyuluh agama adalah rujukan atau tempat dimana orang bertanya tentang permasalahan agama,” jelasnya.

Hidup sebagai seorang sahabat bagi semua orang yang ditegaskan dalam Surat Yohanes tersebut juga dinilai tidak sebatas persoalan personal. Kepala Kemenag Kabupaten Jayapura menegaskan, ini menyangkut kemanusiaan. “Sahabat disini bukan sahabat secara iman, tapi juga sahabat sesama umat manusia,” cetusnya.

Melalui natal, Musa Yarisetouw mengajak seluruh umat beragama agar terus meneguhkan pentingnya bijak menyikapi perbedaan. “Saya mengajak semuanya, lebih khusus lagi ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Jayapura untuk berpartisipasi aktif menciptakan suasana damai dan pro aktif mendukung pembangunan Indonesia maju dan juga pembangunan yang dijalankan di daerah ini,” ajaknya.

Natal menurut Kepala Kemenag, membawa pesan damai dan juga pesan sukacita bagi semua orang, kemudian Natal merupakan karya besar Allah bagi keselamatan dunia ini. “Natal juga kepedulian Allah hadir di tengah-tengah dunia, untuk menolong setiap orang yang mengasihi dan menjalani aturan-aturan serta perintah-Nya,” tandas Musa Yarisetouw.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Pdt. Amsal Youwe, SE, M.Pd.K dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Seksie (Kasie) Budaya Keagamaan Kristen pada Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Tony Sahertian menjelaskan, merayakan Natal bukanlah sekedar kebiasaan atau tradisi semata, melainkan harus benar-benar murni atas pengakuan iman.

“Karena Yesus Kristus sahabat manusia itu telah lahir untuk menebus kita dari setiap dosa dan pelanggaran kita. Jika kita sudah mengimani arti kehadiran Yesus Kristus bagi dunia ini, makas hikmat Natal itu membawa makna bagi diri kita, keluarga bahkan bagi seluruh ummat manusia,” terangnya.

Dijelaskannya, perayaan Natal juga merupakan bentuk aktualisasi iman dan kasih umat manusia kepada Tuhan dan juga sesama. “Tentunya lewat tugas pelayanan serta pengabdian kita sesuai karunia dan talenta yang kita miliki, agar kita semua saling melengkapi, menciptakan keharmonisan dan saling memaafkan. Tetapi, juga kita harus bersahabat dengan semua orang demi terciptanya kerukunan dan kedamaian,” tambahnya.

Selain itu, Kakanwil Kemenag Papua juga mengajak kepada seluruh ASN di Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, untuk hidup Kudus, penuh pengharapan, senantiasa berpikir cemerlang dan bekerja keras, memiliki inovasi dan integritas yang tinggi dalam bekerja dan juga membina umat yang ada di Kabupaten Jayapura, apalagi Kabupaten Jayapura ini telah dicanangkan sebagai kabupaten kerukunan.

Tampah hadir dalam perayaan Natal Keluarga Besar Kementerian Agama Kabupaten Jayapura ini, Kepala BPS Kabupaten Jayapura Jeffrey De Fretes, S.Kom, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Doyo Basuki dan Keluarga Besar Kemenag Kabupaten Jayapura. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here