BKNI Keerom Gelar Seminar dan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Peningkatan Produktifitas

0
349
Suasana kegiatan seminar dan pelatihan yang digelar BKNI Kab Keerom dengan menghadirkan praktisi dan formulator nasional, Drs. I Made Budi, MSi di Arso Swakarsa, kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Masyarakat dan Pemerintah Diajak Wujudkan Keerom Miliki Produk Unggulan

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Dalam rangka mendukung agar Kabupaten Keerom memiliki produk unggulan berbasis perkebunan dan ditunjang teknologi, maka Badan Ketahanan Nasional dan Internasional atau BKNI Kabupaten Keerom, menggelar ‘Seminar dan Pelatihan Pemanfaatan Teknologi untuk Peningkatan Nilai Produktifitas Produk Unggulan Kabupaten Keerom dalam Bentuk Industri.

Kegiatan digelar di Arso Swakarsa pada Selasa (7/1/2020) kemarin dengan pembicara utama seorang formulator dan akademisi, Drs. I Made Budi, MSi. Turut hadir dan membuka acara Bupati yang diwakili Asisten III Setda Keerom, Drs. Adrianus Samonsabra.

Juga hadir Ketua BKNI Papua, Ortis Nandotarai, Ketua BKNI Keerom, Wiwin Estyarini Nandotarai, Kadistrik Towe, Marius Kedeikoto,SE, Danramil Arso, Mayor Chk. Anna R Yoku, dan perwakilan dari SKPD terkait. Sementara dari peserta ada kalangan para ketua TP PKK Kampung di Keerom dan tamu undangan lain.

Asisten III Keerom, Adrianus Samonsabra, pada kesempatan tersebut mengemukakan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut, karena memang saat ini sudah saatnya teknologi digunakan dalam semua bidang.

‘’Termasuk dalam hal pemanfaatan teknologi mesin-mesin untuk peningkatan produktifivats pertanian serta perkebunan. Maka kegiatan ini saya harapkan ditindaklanjuti oleh SKPD teknis terkait yang datang hari ini ini, demikian juga kadistrik dan kepala kampung, untuk mendukung agar kedepan Keerom memiliki produk unggulan yang bisa diandalkan,’’ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BKNI Papua dan BKNI Keerom, pada kesempatan berikutnya menyampaikan bahwa kehadiran BKNI dari Provinsi hingga Kabupaten tak lain untuk memberikan semangat kepada Pemkab setempat dan juga masyarakat di keerom agar meningkatkan produktifitas pertanian dan perkebunan dengan penggunaan teknologi yang tepat guna dan tepat fungsi.

‘’Karena Keerom hampir 16 tahun berdiri namun geliat dan pertumbuhan ekonominya hingga saat ini terlihat mengalami stagnansi, maka kita gagas ini untuk memberikan semangat kepada Keerom agar memiliki kemauan dan semangat untuk meningkatkan dan memiliki produk unggulan yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejatheraan masyarakat di Keerom,’’pesannya.

Sedangkan pembawa materi, Drs, I Made Budi, MSi, dalam paparannya mengemukakan kesiapannya untuk mendukung Pemanfaatan Teknologi untuk Peningkatan Nilai Produktifitas Produk Unggulan Kabupaten Keerom dalam Bentuk Industri.

‘’Saat ini sudah tidak zamannya mengelola sagu secara manual, juga tapioca, dll. Karena selain tak maksimal dalam hasil juga akan kalah bersaing dengan daerah lain dan Negara lain yang telah mengelola menggunakan teknologi. Disini kita telah memiliki teknologinya tinggal bagaimana daerah kab/kota mau untuk menggunakan dan memanfaatkannya,” katanya.

“Banyak daerah di Papua sudah menerapkan itu, namun Keerom sampai saat ini belum menggunakannya maka kami harap pemerintah kami ajak bersama masyarakat untuk memanfaatkan teknologi untuk peningakatan produktifitas produk unggulan,’’ pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here