Sekretaris Asosiasi Peduli Pembangunan Kabupaten Waropen (AP2KW), Robert Niki. Richard (LPC)
Sekretaris Asosiasi Peduli Pembangunan Kabupaten Waropen (AP2KW), Robert Niki. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Asosiasi Peduli Pembangunan Kabupaten Waropen (AP2KW), mendukung upaya hukum pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, dalam melakukan pemberantasan Korupsi di Kabupaten Waropen, sebagaimana hasil dari status penyelidikan ke penyidikan terhadap dugaan gratifikasi Bupati Kabupaten Waropen berinisial YB senilai 42 Miliar, tahun 2008-2010, saat yang bersangkutan YB menjabat sebagai Wakil Bupati Waropen.

“Kami AP2KW mendukung upaya hukum pemberantasan dugaan tindak pidana gratifikasi Bupati Waropen senilai 42 Miliar, sebagaimana yang disampaikan oleh mantan Kepala Seksi Penyidikan Kejati Papua, Nixon Mahuse”, kata Sekretaris Asosiasi Peduli Pembangunan Kabupaten Waropen (AP2KW), Robert Demianus Niki, kepada wartawan, Kamis 26 Desember 2019 di Jayapura.

Robert Demianus Niki, atau yang sering disapa RDN menyebutkan pihaknya mengapresiasi kerja Kejati Papua yang boleh menyampaikan hasil penyelidikan ke penyidikan terhadap dugaan gratifikasi Bupati Waropen berinisial YB senilai 42 Miliar, kepada publik lewat media massa.

“Ya, kami sangat mengapresiasi kerja Kejati Papua yang boleh menyampaikan hasil kinerja mereka lewat proses penyelidikan ke penyidikan ke media massa, atas dugaan gratifikasi Bupati Waropen senilai 42 Miliar, kepada publik”, ujar RDN.

Kedepannya, sebut Niki pihaknya akan terus melakukan kontrol terhadap Kejati Papua, atas kasus gratifikasi Bupati Waropen, hingga benar-benar ada pertanggungjawaban hukum terhadap yang bersangkutan, sebagaimana kasus yang sedang ditangani Kejati Papua itu.

“Kami tidak akan tinggal diam, kami akan melakukan kontrol terhadap Kejati Papua, atas kasus gratifikasi Bupati Waropen, hingga benar-benar ada pertanggungjawaban hukum terhadap yang bersangkutan, agar ada rasa keadilan atas perbuatan yang bersangkutan, tapi juga kepada masyarakat di Waropen”, tegas Sekretaris AP2KW itu.

Selain mengawal proses hukum gratifikasi Bupati Waropen di Kejati Papua, pihaknya juga mengawal proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi, yang sedang ditanggani Polda Papua, terhadap Bupati Waropen.pungkasnya. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here