Jamaah dari Empat Distrik Hadiri Pengajian Kubro di Pitewi

0
848
Kegiatan Pengajian Majelis Taklim Jamiatul Kubro di Masjid Nurun Ala’Nur, Kampung Pitewi, Arso Timur, yang turut dihadiri tokoh agama islam sekaligus mantan Wabup Keerom, Drs. Wahfir Kosasih, pada Minggu (15/12/2019) kemarin. (Arief / lintaspapua.com)

Wahfir Kosasih Semangati Agar Umat Islam Tingkatkan Toleransi dan Solidaritas Beragama.

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Setelah cukup lama majelis taklim ‘Jamiatul Kubro’ Kab Keerom menggelar pengajian secara rutin beberapa tahun ini, akhirnya untuk pertama kalinya Distrik Arso Timur bertindak selaku tuan rumah dalam kegiatan pengajian yang digelar pada Minggu (15/12/2019) kemarin. Ratusan jamaah majelis taklim dari empat distrik pun datang meramaikan kegiatan yang dilakukan di Masjid Nur Ala’Nur Kampung Pitewi, Arso Timur.

Para jamaah majelis taklim berasal dari Distrik Arso Barat, Distrik Arso, Distrik Mannem dan selaku tuan rumah, Distrik Arso Timur. Hadir juga pada kegiatan ini, ust. Mahfud, Kapospolsub Arso Timur, Iptu Amir Mahmud, Ustadz yang juga mantan Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih, Penceramah, ust. Maman Suherman, Ketua Jamiatul Kubro Kab Keerom, Ibu. Mirfaqoini, dan tamu undangan lainnya.

Ketua DMI Masjid Nur Ala’Nur Kampung Pitewi, Ust. Mahfud, pada kesempatan tersebut menyampaikan selamat atas kedatangan para jamaah untuk mengikuti pengajian di masjid tersebut. ‘’Kami sampaikan selamat datang atas kedatangan ke masjid ini, kami mohon maaf atas kekurangan, karena masjid ini masih dalam taraf pembangunan, maka bantuan umat islam sangat kami harapkan,’’ujarnya.

Sedangkan Ketua Jamiatul Kubro Kab Keerom, Ny. Mirfaqoini, menyampaikan harapannya bahwa pengajian kubro digelar dalam rangka meningkatkan ukhuwah, juga memberikan dukungan kepada umat islam di kampung Pitewi. ‘’Jangan karena lokasi membuat semangat silaturahmi berkurang, maka pada kesempatan ini, jamaah dari 4 distrik datang kesini untuk bersama-sama menimba ilmu dari penceramah kali ini,’’ungkapnya.

Sementara itu, Ust. Maman Suherman, dalam tauaziahnya, menyampaikan bahwa hendaknya umat islam dalam hidup ini memiliki tujuan hidup baik jangka pendek maupun jangka panjang. ‘’Tujuan jangka pendek adalah bagaimana urusan dunia, sementara tujuan jangka panjang adalah urusan akhirat. Dan salah satunya adalah sodaqoh jariyah, contohnya dengan membantu pembangunan masjid, anak yang sholeh, dll,’’pesannya.

Selain itu, Ust. Wahfir Kosasih, yang didapuk panitia untuk memberikan sambutan, menyampaikan syarat utama terjadinya pembangunan adalah adanya kerukunan antar umat beragama.

‘’Di bulan  Desember ini, marilah kita makin meningkatkan solidaritas dan toleransi kita. Karena dengan toleransi maka kerukunan antar umat beragama di Keerom yang telah terjaga baik selama ini terus terjaga. Apalagi Keerom saat ini masuk dalam 9 kabupaten yang aman di Papua, ini tentunya harus terus kita jaga, karena dengan kondisi aman maka pembangunan dapat dilaksanakan,’’pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Wahfir Kosasih juga menyampaikan permintaan maaf dari Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, yang sedianya akan hadir diacara tersebut namun batal.

‘’Pak Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager menyampaikan kepada saya untuk minta maaf karena tidak hadir disini, namun ia memberikan dukungan penuh atas adanya kegiatan pengajian. Nanti menyangkut pembangunan masjid Nur Ala’Nur, beliau juga menyampaikan siap mendukungnya,’’pesannya.

Usai mengikuti pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan sholat dhuhur berjamaah dan Wahfir Kosasih menyempatkan untuk melihat pembangunan masjid Nur Ala’Nur Kampung Pitewi. (arief/lintaspaua.com)

_________________________________________________________________

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here