Ketua Panitia Pembentukan Organisasi Alumi Uncen 2019, Benyamin Gurik (tenggah), saat mengelar jumpa pers. Richard Mayor (LPC)
Ketua Panitia Pembentukan Organisasi Alumi Uncen 2019, Benyamin Gurik (tenggah), saat mengelar jumpa pers. Richard Mayor (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Seminar Nasional dan Kongres Pertama Pembentukan Organisasi Alumi Universitas Cenderawsih (Uncen) 2019, siap digelar pada 15-17 Desember 2019, di Auditorium Uncen Jayapura,  dengan tema “Bersatu, Bersinergi Mendukung Uncen Membangun SDM Papua”.

Ketua Panitia Pembentukan Organisasi Alumi Uncen 2019, Benyamin Gurik, kepada wartawan, Senin (9/12/2019) mengatakan seminar nasional ini dilaksanakan guna membangun sinergi pemerintah, alumni dan kampus untuk bersama membangun kesepahaman dalam mendukung Uncen membangun SDM Papua. Dan kongres perdana ini dilaksanakan untuk pembentukan organisasi, pengesahan AD/ART dan peraturan organisasi, pemilihan badan pengurus dan sekaligus pelantikan pengurus terpilih. Juga panggung hiburan pameran kuliner lokal serta pameran foto uncen dari masa-kemasa.

“Kami panitia pembentukan organisasi alumi Uncen 2019, kami telah mengagendakan tiga kegiatan dalam pelaksanaan pembentukan organisasi alumi Uncen 20 yakni, pertama seminar nasional, kedua kongres, dan ketiga pangung hiburan,” kata Benyamin Gurik.

Sementara itu, salah satu panitia seksi acara dan persidangan, Ralf Repasi mengajak seluruh alumni Uncen, baik yang ada di Papua, Papua Barat, wilayah-wilayah di Indonesia, bahkan di luar negri untuk dapat berpatisipasi dalam kegiatan seminar nasional dan kongres pertama alumni Uncen 2019.

“Mari, kaka, adik, yang pernah mengemban ilmu di Uncen, baik Strata Diploma D-1-3, S1, S2, hingga S3, dan telah menyandang status sebagai alumni Uncen lintas anggkatan dan lintas generasi, kami mengajak untuk mari melihat kembali Uncen sebagai rumah yang pernah membinah dan mendidik kita,” kata Ralf Repasi.

Sebut Ralf Uncen perlu didukung penuh agar dapat berbenah dan dipsersiapkan untuk menjadi salah satu perguruan tinggi yang berkualitas, modern dan maju di kawasan pasifik.

“Uncen harus menjadi tempat belajar repsentatif yang memenuhi standar minimal perguruan tinggi berkualitas. Sehingga dapat menghasilkan cendikiawan-cendikkiawan atau ilmuan kebanggaan bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia yang maju, berkualitas, berkarakter budaya dan lingkungan yang mampu bersaing diskala local, kawasan Timur Indonesia, nasional hingga ditingkat Internasional sekalipun,” ujar Repasi. (Richard Mayor/Lintas Papua)

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here