Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM menyerahkan dokumen adminduk kepada warga kampung Tobati dan Enggros. (Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Dispendukcapil Kota Jayapura kembali mengadakan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Orang Asli Papua (OAP) Port Numbay, bagi 70 Kepala Keluarga Kampung Tobati dan 130 Kepala Keluarga Kampung Enggros.

Pemerintah Kota Jayapura beberapa waktu lalu telah mengadakan program GISA OAP Port Numbay yang dibiayai dana Otsus 2019, bagi warga kampung Skouw Mabo, Skouw Sae, Skouw Yambe dan Nafri.

“Hari ini dilaksanakan bagi warga kampung Tobati dan Enggros, GISA itu dilakukan agar kita mengetahui secara pasti data OAP Port Numbay yang bisa digunakan di masing-masing OPD, Distrik, Kelurahan / Kampung, untuk membuat program-program yang menyentuh langsung dan mengetahui kebutuhan OAP Port Numbay,” kata Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM meninjau GISA di pantai Ciberi, Sabtu 30 November 2019.

Kadispendukcapil Dr Merlan S Uloli, MM. (Foto Humas Setda Kota Jayapura)

Kadispendukcapil,  Dr Merlan S Uloli, MM mengatakan bahwa titik lokasi pantai Ciberi dikarenakam terletak di antara dua kampung, yakni Tobati dan Enggros.

“Kita undang berdasarkan data base bahwa warga tersebut yang belum lengkap dokumen adminduknya, kita buka pelayanan dan cetak dokumen asli di tempat, program ini lahir untuk berpihak pada OAP karena itu amanat Otsus,” katanya.

Kehadiran Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM bersama Kepala Pemerintahan Kampung Tobati dan Kepala Pemerintahan Kampung Enggros diharapkan dapat memotivasi warga untuk mengurus dokumen adminduk.

Target enam kampung, menurut kadispendukcapil belum mencapai target jumlah sadar adminduk, rencananya akan ditambah titik lokasi pelayanan. Pelayanan rencananya dilaksanakan di kampung Kayu Batu dan Kayu Pulo, pasca ibadah minggu karena dinilai efektif mengundang banyak warga.

Wali Kota menambahkan, Pemerintah Kota Jayapura akan terus turun ke lapangan dan mendekatkan diri kepada masyarakat agar tidak perlu menempuh jarak jauh dalam memenuhi adminduk.

“Kita bawa alat dari kota dan langsung cetak adminduk seperti KTP, KIA, KK dan akta lahir, saya juga sudah serahkan secara langsung dokumen adminduk tadi kepada masyarakat, juga antusiasmenya luar biasa,” katanya.

Dispendukcapil menargetkan dari 12 ribu warga Port Numbay ditargetkan tuntas 600 orang hingga akhir tahun ini. (HUMAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here