Harapan Perubahan Nadiem Makarim Vs Prilaku Lama Hefriasyah

0
369

JAKARTA (LINTAS PAPUA) –  Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2019 mendapatkan berbagai respons positif.

Naskah pidato yang dituliskan dalam 2 halaman itu dinilai mencerminkan sifat milenial yang tidak suka bertele-tele dan lebih menyukai aksi ketimbang teori dan birokrasi.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua Bidang Pendidikan Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (DPP HIMAPSI) Jhon Mejer Purba.

“Dalam isi pidato Menteri Nadiem berjanji akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia, ini memberikan harapan perubahan. Walau Perjuangan tersebut tidak mudah,” kata Jhon Mejer Purba melalui keterangan tertulisnya, Senin (25/11/2019).

Ada hal menarik di wilayah Sumatera Utara, tepatnya di Kota Pematangsiantar dimana setiap tanggal 25 November seluruh masyarakat di Indonesia, pasti tidak lupa mengucapkan Selamat Hari Guru. Tapi lain dengan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah yang mengaku lupa perayaan Hari Guru.

Satu tahun lalu, percisnya perayaan hari Pahlawan pada Sabtu 10 November 2018, Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, meletakan batu pertama pembangunan tugu Sang Naualuh.

“Pak Hefriansyah ini memang unik ya, baru 10 November kemarin kita memperingati Hari Pahlawan dimana mengingatkan juga tepat setahun mangkraknya pembangunan tugu Raja Siantar Sang Naualuh yang belum tau bagaimana nasibnya,” tambah Jhon Mejer Purba

Pilkada Serentak akan diselenggarakan kembali pada tahun 2020 mendatang. Ada 270 daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak ini termasuk Kota Pematangsiantar.

“Tahun 2020 Pilkada akan dilaksanakan, pak Hefriasyah kalau mau dipercaya lagi, baiknya lakukan lah yang terbaik dipenghujung periodenya,” tegas Jhon Mejer Purba yang juga Ketua Milenial Simalungun. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here