Buka Diklat PIM III dan IV, Asisten Tiga Timothius Demetouw Harapkan ASN Ciptakan Inovasi

0
244
Suasana penutupan Diklat Pim III dan IV di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (30/10/2017) (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, DR. Timothius J. Demetouw, SE, M.Si, meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki inovasi dan kreativitas di lingkungan kerja masing-masing, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih praktis, efektif, tepat guna dan berdaya guna.

Apalagi untuk para ASN yang mengikuti Diklat PIM III dan IV, serta ASN yang telah diberikan kepercayaan memegang jabatan, maka menciptakan inovasi sudah menjadi satu keharusan, apalagi setelah nantinya selesai mengikuti pendidikan dan pelatihan kepemimpinan ini.

Demikian diungkapkan Asisten Timothius saat membuka Diklat Kepemimpinan III dan IV di lingkungan Pemkab Jayapura yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (26/8/2019).

“Kami harap agar ASN yang ikut Diklat Kepemimpinan III dan IV ini setidaknya harus memiliki inovasi dan kreativitas di lingkungan kerjanya masing-masing, mengingat yang ikut adalah para pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Jayapura,” harap pria yang pernah menjabat Kepala Balitbangda Kabupaten Jayapura tersebut.

Lebih lanjut Timothius menyatakan, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan ini dianggap sangat penting. Sebab didalamnya ada muatannya, baik dalam keterampilan maupun wawasan untuk bagaimana bisa berkreasi dan berinovasi dalam lingkup jabatan yang diembannya di Pemerintahan Kabupaten Jayapura, sehingga bagi ASN yang menduduki jabatan Eselon III dan IV yang wajib mengikuti Diklat Kepemimpinan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jayapura, Alex Rumbobiar mengatakan, ada 78 ASN yang mengikuti Diklat Kepemimpinan III dan IV ini.

“Dari 78 ASN yang ikut Diklat itu dibagi dalam dua kelas. Dimana, Diklat Pim IV dibagi dalam dua kelas, sedangkan Diklat Pim III dibagi dalam satu kelas, ” jelasnya.

Untuk diklat ini, lanjut Alex Rumbobiar menyampaikan, peserta tak hanya dari ASN di lingkup Pemkab Jayapura saja. Tapi dari ASN Pemkab Keerom, Pemprov Papua, KPU Papua termasuk juga ASN dari wilayah Pegunungan.
“Kami apresiasi Pemerintah dari daerah lain yang mempercayakan ASN nya untuk ikut Diklat Pim III dan IV yang diselenggarakan Pemkab Jayapura,” bebernya.

Menurutnya, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan ini penting. Sebab, merupakan penjenjangan bagi ASN, apalagi yang ikut ini rata-rata adalah pejabat Eselon III dan IV.

“Jadi, pendidikan dan pelatihan ini juga akan menjadikan mereka sebagai motivator secara khusus di beberapa proyek perubahan yang tentunya menjadi tugas pokok bagi OPD masing-masing,” tuturnya.

Terselenggaranya Diklat PIM ini, kata Alex, tidak terlepas juga atas kerjasama BKPSDM Provinsi Papua dengan BKPSDM Kabupaten Jayapura, sehingga peserta wajib mengikutinya hingga berakhir. Sebab bila tidak maka akan dinyatakan gugur mengingat waktu untuk diklat ini sendiri akan memakan waktu selama 1 bulan, dengan 3 minggu dikelas sedangkan 2 minggu di OPD masing-masing guna menyusun proyek perubahan,” tukasnya. (Irf / LintasPapua.Com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here