PGRI Kab. Jayapura Diharapkan Menjembatani Visi Misi Pemerintah Dengan Kepentingan Guru di Bumi Khenambay Umbay

0
363
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Suprodjo, didampingi Ketua PGRI Kabupaten Jayapura yang lama Frans Pepuho dan Panitia Pelaksanan Konferensi IV PGRI Kabupaten Jayapura Jimmy Fitowin, ketika menabuh Tifa sebagai tanda dibukanya Konferensi IV PGRI Kabupaten Jayapura Tahun 2019, di Hotel HoreX, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, pekan lalu. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jayapura diharapkan melahirkan badan pengurus yang terbaik, bisa menjembatani antara visi misi Pemerintah Daerah dengan kepentingan seluruh guru yang ada di Bumi Khenambay Umbay.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jayapura, Suprodjo, pekan lalu di Hotel HoreX, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, ketika membuka Konferensi IV PGRI Kabupaten Jayapura yang dihadiri perwakilan PGRI Provinsi Papua, Ketua PGRI Kabupaten Jayapura yang lama, Frans Pepuho dan undangan lainnya.

“Dengan adanya konferensi keempat PGRI Kabupaten Jayapura ini, kami berharap bisa terpilih badan pengurus yakni, ketua dan perangkatnya yang terbaik dan bisa menjembatani visi misi daerah, serta apa yang menjadi keinginan dari teman-teman guru,” harapnya.

Menurut Suprodjo, anggota PGRI adalah guru dari latar belakang pendidikan dan pandangan serta disiplin ilmu berbeda yang memiliki tugas mulia mencerdaskan anak bangsa.

Untuk itu, seluruh anggota PGRI dalam melaksanakan konferensi hendaknya dapat memilih sosok pemimpin (ketua) yang berintegritas, komitmen dan bertanggung jawab atas nasib anggota dan kemajuan organisasi.

“Tentunya, mereka berhimpun dalam satu organisasi kan memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) serta hal-hal yang ingin dicapai dalam visi misi tersebut,” tuturnya.

“Nah, kami berkeinginan ditangan pengurus baru atau ketua terpilih ini bisa mengkomunikasikan antara apa yang menjadi visi misi PGRI dengan visi misi (pemerintah) daerah. Itulah yang paling penting bagi kami sebagai pelaku pendidikan di Kabupaten Jayapura,” ujar Suprodjo.

Selain itu, Suprodjo menyambut baik konferensi tersebut dan berharap bisa melahirkan program serta agenda kerja yang bebas dari pengaruh manapun.

“Saya kira semua guru setuju organisasi ini bangkit dan maju. Agar hal itu tercapai tentu ketua terpilih harus orang yang memiliki sosok yang berani, bertanggung jawab mengatasi persoalan di kalangan guru dan membela kepentingan anggota,” ujarnya.

“Selain itu, kami ingin sampaikan biasanya kami yang mengucurkan dana untuk beberapa organisasi profesi seperti PGRI ini karena inikan terutama anggotanya juga kan guru-guru kita semuanya. Kami berharap teman-teman yang nanti terpilih juga harus profesional dalam pengelolaan dana, sehingga dia bisa membuat laporan pertanggungjawaban dari semua anggaran yang masuk, baik itu dari pemerintah kabupaten, bantuan hibah ataupun dari bantuan lainnya seperti dari provinsi maupun dari pemerintah pusat,” tutup Suprodjo.

Ketua PGRI Kabupaten Jayapura, Jimmy Fitowin. (Foto Istimewa)

Pasca terpilihnya pimpinan baru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jayapura, Jimmy Fitowin, kini organisasi guru tersebut bertekad untuk menjembatani seluruh kepentingan guru dengan kebijakan pemerintah.

Jimmy Fitowin, yang juga Kepala SMP Satu Atap Tarfia Distrik Demta, mengatakan, bahwa mengembalikan marwah organisasi guru yang sesungguhnya pasca terpilihnya sebagai ketua itu sudah menjadi suatu keniscayaan. Sebab, organisasi PGRI ini bukan oposisi pemerintah namun harus menjadi jembatan antara kepentingan guru dengan kebijakan pemerintah.

“Pertama-tama, kita akan kembalikan marwah organisasi yang sesungguhnya. Yakni, PGRI bukan oposisi pemerintah, tapi PGRI akan menjadi jembatan untuk menjembatani antara kepentingan guru dengan kebijakan pemerintah. Sehingga kedua hal ini tidak saling berbenturan, dan ketika ada hal yang (mungkin) berpotensi ke arah itu, PGRI masuk untuk mencari solusi serta memberikan diskusi-diskusi untuk mencari solusi-solusi yang terbaik,” tegasnya, kepada wartawan media online ini, dibalik telepon selulernya, Minggu (24/11/20119) kemarin petang.(Irf / LintasPapua.Com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here