Inovasi Kampung Harus Tepat Sasaran Jangkau Sekitar 17 Ribu Warga Asli Port Numbay

0
265
Keindahan Teluk Youtefa. Disana terdapat masyarakat yang harus diberikan pelayanan secara baik. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com)
Inovasi Kampung Harus Tepat Sasaran

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Bursa Inovasi Kampung tertuang dalam salah satu poin RPJMD 2018 – 2022 pemerintah Kota Jayapura yakni, meningkatkan penataan kepemerintahan yang baik. Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs M Nurjainuddin Konu, MKP mengatakan bahwa data kependudukan terdapat 17 ribu OAP Port Numbay, di mana program harus mengidentifikasi profesi warga agar tepat sasaran.

“Wali Kota sudah menjelaskan di rapim bahwa pemerintah harus memperhatikan yang punya kampung dan tanah. Sekitar 17 ribu OAP Port Numbay berdasarkan data kependudukan yang dapat mengindentifikasi profesi warga kampung agar program dapat tepat sasaran,” katanya membuka bursa inovasi kampung di pantai Ciberi, Kamis,  21 November 2019.

Inovasi pelayanan publik esensinya adalah gagasan, ide, kreatifitas, adaptasi, modifikasi yang memberikan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung. Pelaksanaam bursa inovasi ditujukan pada 14 kampung di Kota Jayapura agar pelaksanaan pengelolaan keuangan kampung dapat berjalan dengan sukses.

Asisten II juga mengatakan Kota Jayapura terpilih ke dalam 25 kabupaten / kota d Indonesia sebagai smart city. Untuk itu, tidak hanya OPD yang mengoptimalkan pelayanan berbasis TIK, melainkan pemerintah kampung juga harus berinovasi dengan karakteristik, budaya dan potensi di masing-masing kampung.

Peserta bursa inovasi melibatkan Kepala Pemerintahan Kampung, Serkretaris Kampung, Badan Musyawarah Kampung, Badan Usaha Milik Kampung, Tokoh Perempuan dan Tokoh Pemuda. (HUMAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here