Kota Jayapura. Kota yang penuh dengan cerita indah, Kota yang Menyimpan Orang - orang Hebat. Kota yang didiami Pria Pria Tampan. Kota yang penuh Wanita - wanita Tercantik. (Foto Jack Okoka / Dikutip dari Facebook Jack Okoka)

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir.  H. Rustan Saru, MM., memberikan kepastian  bahwa  Tidak Ada Pencemaran Merkuri di Laut Jayapura, tampak saat memberikan keterangan pers kepada media. (Foto Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Menjawab informasi yang beredar di media massa dan media sosial, perihal dampak tumpahan limbah cairan kimia berjenis merkuri di wilayah perairan negara tetangga Papua Nugini. Pemerintah Kota Jayapura melalui Wakil Wali Kota Jayapura Ir H Rustan Saru, MM memastikan tidak ada dampak pencemaran.

“Sampai hari ini dari BPOM dan Dinas Perikanan sudah mengecek sumber pendaratan ikan di pasar yang hasilnya nihil, tidak ada pencemaran dan itu juga belum dikonfirmasi Papua Nugini,” katanya.

Sidak TPID yang dipimpin Wakil Wali Kota Jayapura Ir H Rustan Saru, MM telah dilakukan pengecekkan tidak ditemukan pencemaran pada ikan di pasar Hamadi. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh informasi yang beredar di media massa dan media sosial.

“Hari ini di pasar setelah dicek oleh Dinas Perikanan dan BPOM, hasilnya bersih tidak ada yang tercemar, jadi pedagang boleh jual tanpa ada masalah begitu juga pembeli, pemerintah masih menjamin sampai hari ini, nanti jika ada informasi pencemaran atau terinfeksi maka nanti akan diumumkan secara resmi kepada publik,” katanya.

Ia meminta kepada masyarakat untuk tetaplah belanja seperti biasa. Di sisi lain, harga bapok masih terbilang normal, dan stok juga masih mencukupi, hanya saja ditemukan harga ikan yang melonjak naik dikarenakan gelombang laut di musim penghujan. (HUMAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here