Ketua Umum GMKI, Korneles Galanjinnay. (Doc.GMKI)
Ketua Umum GMKI, Korneles Galanjinnay. (Doc.GMKI)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP-GMKI), meminta negera melalui kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Ir.Joko Widodo-Maruf Amin, beserta jajaran para kabinet ‘maju’nya. Untuk segera menyikapi bahaya mercury, sebelum berdampak kewilayah kita.

“Negara harus merespon cepat bahaya mercury, sebelum berdampak kewilayah kita”, kata Ketua Umum GMKI, Korneles Galanjinnay, merespon tumpahan limbah nikel (mercury) di laut dari negara tetangga, Papua New Gunea (PNG), yang diresahkan oleh masyarakat di Papua, utamanya terhadap komsumsi ikan laut.

Sebut Korneles pihaknya prihantin dan peduli soal bahaya dari dampaknya mercury dari perairan laut PNG berdampak ke negara kita, dan yang paling dekat adalah saudara-saudara kita di Papua, ujung Timur Indonesia.

“kami prihatin dan sangat peduli soal bahaya dari dampkanya mercury, sebelum berdampak ke negara kita, utamanya saudara-saudara kita di Papua. Dan negara harus merespon segera peristiwa ini, sebelum Papua kena dampaknya,” kata Ketua Umum GMKI, Korneles Galanjinnay, saat dihubungi LintasPapua.Com, Selasa (19/11/2019) via telepon.

Korneles menyarakan, Pemerintah Daerah Provinsi Papua bersama Polda Papua bidang Direktorat Polair, membentuk tim pemantau perairan laut untuk senantiasa memantau kawasan wilayah laut Papua dari ancaman cemaran mercury, seperti yang sudah dialami warga PNG disana. sarannya.(Richard Mayor/Lintas Papua)

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here