Pembawa Hikmah Maulid, Ust. Nur Salim Ar-rozy, saat membawakan ceramahnya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H di Bonggo, Sarmi, Belum lama ini. (Arief /LPC)

Dari Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW se-Bonggo Raya yang disampaikan Ust. Nur Salim Ar-rozy

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Tak ketinggalan seperti umat islam di tempat lain, umat islam se-Bonggo Raya juga melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H/2019 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin Kampung Kiren, SP-1, Bonggo, Sarmi, pada Rabu (13/11/2019) kemarin.

Umat islam se-Bonggo Raya juga melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H/2019 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin Kampung Kiren, SP-1, Bonggo, Sarmi, pada Rabu (13/11/2019) kemarin. (Arief /LPC)

Umat islam se-Bonggo Raya juga melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H/2019 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin Kampung Kiren, SP-1, Bonggo, Sarmi, pada Rabu (13/11/2019) kemarin. (Arief /LPC)

Acara tersebut digagas tiga organisasi islam se-Bonggo Raya, yaitu BKMT se-Bonggo Raya, PHBI se-Bonggo Raya, serta Takmir Masjid Al muhajirin, SP 1. Acara tersebut menghadirkan Ust. Nur Salim Ar-rozy yang tampil membawa hikmah maulid tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW yang tak hanya memberi contoh namun sekaligus juga menjadi contoh bagi umatnya.

‘’Apa yang terpenting dari hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW adalah keteladanan, dimana banyak orang yang mampu memberikan contoh, akan tetapi hanya sedikit yang mampu jadi contoh. Namun hal ini tidak bagi Rasulullah Muhammad SAW, yaitu menjadi tokoh yang tak hanya memiliki kepribadian namun juga memberikan keteladanan,’’ungkapnya pada keempatan tersebut.

Ia menambahkan bahwa Nabi Muhammad dalam dakwahnya dinilai sukses. Dimana dalam pandangan umat, Nabi sukses tidak hanya sukses memberikan contoh dan namun juga menjadi contoh bagi umatya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

‘’Karena apa yang dilakukan dalam dakwah beliau begitu, maka akhirnya Islam yang diturunkan di arab dan dimulai dari orang arab, namun beliau mampu mengislamkan umat dan menyadarkan umat tak hanya di jazirah arab, tapi keseluruhan umat yang ada di seluruh belahan bumi yang ada,’’lanjutnya.

Hal ini menurut, ust Nur Salim diharapkan menjadi hal yang patut kita contoh. ‘’Terutama kepada para pemimpin mulai dari yang tingkat atas hingga ke tingkat yang paling bawah sekalipun. Karena setiap manusia itu adalah pemimpin, baik pemimpin umat hingga pemimpin keluarga dan setiap kepemimpinan kelak akan dimintai pertangguingjawabannya di akhirat di hadapan Allah SWT,’’pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PHBI se-Bonggo, Bambang Sugeng Riyadi, MPd, mengemukakan Maulid Nabi kali ini diprakarasai tiga lembaga agama di Bonggo Raya. Ketiganya adalah BKMT se-Bonggo Raya, PHBI se-Bonggo Raya, Takmir Masjid Al muhajirin, SP 1, Kampung Kiren, Bonggo.

‘’Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengikat tali persaudaraan umat islam dan secara menyeluruh di wilayah Bonggo Raya. Kegiatan kali ini didukung Kantor Distrik se-Bonggo Raya, yaitu Pemerintah Distrik Bonggo, Bonggo Timur, Bonggo Utara dan Bonggo Timur Jauh. Selain itu juga berkat dukungan TNI-Polri dan masyarakat se-Bonggo Raya,’’ungkapnya. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here