Wabup Jayapura Harap Internet Masuk Kampung Dimanfaatkan untuk Promosi Potensi Daerah

0
204
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Gustaf Griapon, ST dan perwakilan APJII, ketika menabuh Tifa sebagai tanda telah dibukanya secara resmi kegiatan Sosialisasi Desa Mandiri Internet dan Peningkatan Konektivitas Akses Internet BAKTI-BUMDES-ISP, yang berlangsung di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (13/11/2019) kemarin. (Irfan /LPC)

*Dari Acara Sosialisasi Desa Mandiri Internet dan Penandatanganan MoU Antara Pemkab Jayapura dengan APJII

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Penggunaan internet yang telah masuk ke pelosok kampung dan berbagai sendi kehidupan. Baik di bidang sosial, budaya, ekonomi, kesehatan, politik dan pendidikan itu hendaknya dimanfaatkan sebagai untuk promosikan potensi daerah.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro dalam sambutannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Desa Mandiri Internet dan Peningkatan Konektivitas Akses Internet BAKTI-BUMDES-ISP, yang berlangsung di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (13/11/2019) kemarin.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga dihadiri ratusan Kepala Kampung, para Pendamping Kampung, perwakilan tingkat Distrik dan juga dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Harus sharing berita yang ada di internet, jangan mudah percaya dengan berita sampah. Karena konflik bisa terjadi akibat pengaruh dari internet. Untuk itu, saya harap internet bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Seperti mempromosikan potensi unggulan yang ada di kampung masing-masing,” kata Giri, Rabu (13/11/2019).

Selain itu, Giri juga menambahkan, Kepala Distrik dan Kepala Kampung dituntut harus betul-betul paham dan mengerti betul soal kondisi wilayahnya, mengingat apa yang terjadi di beberapa daerah di Papua hingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa bukanlah sesuatu yang kebetulan, tetapi telah direncanakan sejak puluhan tahun.

“Kita punya kepribadian yang jelas, bangunlah jiwanya bangunlah badannya, harus di maknai kalau membangun jiwa bangsa tidak mudah. Lebih mudah bangun jalan, gedung dan infrastruktur lainnya dibanding bangun kepribadian yang baik,” cetusnya.

Kata Giri, dengan adanya layanan internet semua pekerjaan menjadi sangat mudah dan sangat efisien terhadap waktu. Internet juga bisa digunakan untuk memperluas pengetahuan serta memperluas pergaulan semua orang sebagai makhluk sosial.

“Melalui internet kita bisa buka toko online, walau kita di kampung, dengan ada toko online, tidak perlu buka bangunan yang megah lagi kalau kita mau usaha. Contohnya, tanaman anggrek kalau dijual di toko online, kita bisa untung jutaan rupiah, apalagi tanaman anggrek banyak tumbuh di Papua,” bebernya.

Untuk diketahui, pada kegiatan Sosialisasi Desa Mandiri Internet dan Peningkatan Konektivitas Akses Internet, dilanjutkan dengan Pendatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Asosiasi Penyelengara Jasa Internet Indonesia (APJII). Yang mana, kedepannya akan membantu Pemerintah Kabupaten Jayapura, guna memberikan kemudahan dalam layanan akses Internet hingga ke pelosok kampung menggunakan fasilitas VSAT untuk mempermudah layanan komunikasi di wilayah-wilayah terisolasi. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here