Tarian dan Nyanyian Papua Meriahkan Gebyar Karya Pertiwi 2019

0
576
Para pengurus Dharma Pertiwi Daerah H dan Persit KCK PD XVII/Cenderawasih juga memiliki suara yang indah dalam hal bernyanyi. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Selain menghasilkan kerajinan tangan berupa tas, lukisan-lukisan, kain batik yang berciri khas Papua dalam acara Gebyar Karya Pertiwi yang Ke-2 Tahun 2019 dan Millitary Attache Spouse Culture. Para pengurus Dharma Pertiwi Daerah H dan Persit KCK PD XVII/Cenderawasih juga memiliki suara yang indah dalam hal bernyanyi.

Dibalik kesibukannya untuk mengurus Stand, Ibu Ketua Dharma Pertiwi (DP) dan Persit KCK PD XVII/Cenderawasih Ny Mudi Herman Asaribab mengatakan bahwa para ibu-ibu DP/Persit sengaja meluangkan waktu untuk menghibur para tamu undangan lokal maupun internasional dengan cara bernyanyi lagu Papua dan tarian khas Papua dalam acara Gebyar Karya Pertiwi Tahun 2019 yang ke-2 di Gedung Balai Sudirman, Jakarta. Rabu, (13/11/2019).

“Dalam acara tersebut, para ibu-ibu DP dan Persit KCK PD XVII/Cenderawasih menyumbangkan beberapa nyanyian daerah yang berasal dari Papua diantaranya lagu, Diru-diru, Tanah Papua/Aku Papua, Apuse, dan Sajojo”,” Kata Ny Mudi.

Tidak hanya lagu-lagu khas Papua, DP Daerah H dan Persit KCK PD XVII/Cenderawasih juga menyanyikan lagu khas daerah lainnya yang berjudul Anak Medan, dalam hal tersebut menandakan bahwa DP/Persit KCK PD XVII/Cenderawasih ini merupakan pemersatu budaya yang ada di Indonesia.

Selanjutnya setelah menyanyikan lagu khas Papua dan Daerah lain, diatas Panggung Gebyar Karya Pertiwi, ibu-ibu juga menampilkan tarian-tarian khas Papua,

Ketika melakukan tarian khas Papua, sejumlah tamu undangan bahkan tamu dari negara tetangga ikut bergabung mengikuti aksi tarian-tarian Papua dengan penuh kegembiraan,”Pungkas Ibu Pangdam.

Otentikasi :
Kolonel Cpl Eko Daryanto, S.E., M.Si.
(Kapendam XVII/Cenderawasih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here