Baznas Keerom Serahkan Bantuan Insentif Bagi Guru Honor

0
198
Pelaksanaan Program Keerom Cerdas yang digagas Baznas Kab. Keerom berupa penyaluran bantuan insentif bagi guru honor  MI, MTs, Madin dan TPQ di Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

Karel Mambay : Kemenag Mendukung Penuh Kegiatan-kegiatan yang Digagas Baznas

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Baznas Kabupaten Keerom dalam melaksanakan program ‘Keerom Cerdas’ pada Rabu (13/11/2019) kemarin, memberikan bantuan insentif bagi guru honorer di Keerom.

Pelaksanaan pemberian bantuan ini secara simbolis diserahkan oleh Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K dan Ketua Umum Baznas Keerom, Maman Suherman, SPd.I. Acara berlangsung di Lantai II Masjid Arso Swakarsa, kemarin.

Sebanyak 21 orang tenaga guru honor menerima langsung bantuan insentif tersebut. Mereka berasal dari kalangan pengajar / tenaga guru honor di Madrasah dan TPQ yang ada di Yaturaharja, Asyaman, Wulukubun, Dukwia, Sanggaria, Yuwanain, Warbo, Yamara, Bagia dan Yamara.

Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, saat diwawancara. Arief /LPC)

Kepala Kantor Kementerian Agama Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, menilai, positif kegiatan tersebut dan memberikan apresiasinya. Menurutnya, kegiatan yang digagas Baznas ini diharapkan berkelanjutan karena memberikan dukungan langsung secara materiil kepada tenaga guru honor tersebut untuk terus berkiprah di dunia pendidikan.

‘’Saya memberi apresiasi kepada Baznas Keerom walau dalam keterbatasan masih mampu memberikan insentif bagi tenaga pengajar kita yang memang selama ini jadi pergumulan bagi mereka. Karena selama ini walau mereka tak menerima insentif namun terus melakukan tugas tanpa pamrih dalam rangka meningkatkan SDM kita yang unggul dan maju. Dan Basnaz yaitu program ‘Keerom Cerdas’ hari ini terwujud. Walaupun terbatas itulah kepedulian Baznas terhadap dunia pendidikan kita,’’ujarnya mengapresiasi.

Sementara itu, Ketua Umum Basnaz Keerom, Maman Suherman, SPd.I, mengemukakan bahwa kegiatan Baznas yaitu ‘Keerom Cerdas’ adalah program dibidang pendidikan yang diharapkan memberikan semangat bagi tenaga pengajar di Keerom.

‘’Bantuan insentif ini dimaksudkan untuk memberikan semangat bagi guru honor dan guru TPQ, MI yang masih berstatus tenaga honor, karena itu memang bagian dari tanggaungjawab kami. Walaupun nilainya belum bisa banyak kami harap ini dilihat sebagai bentuk dukungan dari Basnaz bagi tenaga pengajar di Keerom,’’ungkapnya.

Adapun dana yang diberikan dari Baznas kepada 21 tenaga honor totalnya sebesar Rp.16.800.000 dengan nilai Rp.800 ribu bagi masing-masing pengajar. ‘’Harapan kami agar ini menjadi semangat bagi mereka untuk terus berkarya mendidik anak bangsa ini untuk lebih maju agar menjadi generasi yang lebih, punya karakter yang akan membangun bangsa ini kedepan,’’pungkasnya. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here