JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Rombongan Tim dari Kumdam XVII/Cen dipimpin oleh Kakumdam XVII/Cen Kolonel Chk Gamis Sanjaya, S.H., M.Hum memberikan penyuluhan hukum TW IV TA 2019 di Kodim 1711/BVD, dengan tema “Penyuluhan Hukum bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir pelanggaran hukum”, bertempat di Aula Bung Hatta Kodim 1711/BVD. Pada Senin (11/11/2019).

Pada kesempatan tersebut, Kakumdam XVII/Cen mengatakan, kemarin sudah saya sampaikan pada saat ada pertemuan ibu-ibu persit gabungan di Makodam XVII/Cenderawasih. Ada beberapa materi yang disampaikan, yaitu tentang paham radikalisme dan Undang-undang ITE.

Kenapa itu perlu disampaikan, yang pertama masalah radikalisme. Ada segelintir dari rekan kita yang mempunyai pemahaman berbeda dengan kita, yang mempunyai fanatisme berlebihan dibanding kita, sehingga ajaran-ajaran agama maupun aliran-aliran kepercayaan yang mereka anut menjadi berlebihan dan aplikasi mereka dikehidupan sehari-hari menjadi berlebihan. Ungkapnya.

Seperti contoh misalnya pemahaman tentang Jihad, jihad itu tidak selalu berkonotasi dengan perang. Secara garis besar Jihad itu artinya kita bekerja dan berjuang dijalan yang benar. Mencari nafkah itu termasuk jihad, ibu-ibu melahirkan itu juga termasuk jihad. Terang Kakumdam.

Maka dari itu, saya sampaikan disini belajarlah agama yang betul, ini khususnya saya contohkan agama saya sendiri yaitu Islam, karena banyak adik-adik kita yang salah mengartikan pengertian dari jihad itu sendiri. Sehingga mereka salah dalam menerapkan ajaran tersebut dan timbullah dari itu paham radikalisme. Lanjutnya.

Kita harus bisa membentengi anak-anak kita dan keluarga kita dari paham-paham yang mengarahkan mereka pada perbuatan yang tidak bagus dan fanatisme yang berlebihan, agar terhindar dari paham-paham radikalisme.

Selanjutnya tentang Undang-undang ITE. Ada beberapa ST KASAD yang berisikan tentang bijak dalam bermedsos, salah satunya adalah mencegah anggota keluarga TNI untuk tidak mengkomentari, menge’like, kemudian memfollow atau mengikuti akun-akun dan konten-konten yang berseberangan dengan pemerintah.

Saya harapkan anggota Kodim 1711/BVD dan ibu-ibu Persit tetap bijak dalam bermedsos, agar tidak ada permasalahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Pungkas Kakumdam XVII/Cenderawasih.

Turut hadir dalam penyuluhan tersebut Kakumdam XVII/Cen Kolonel Chk Gamis Sanjaya, S.H., M.Hum beserta rombongan, Dandim 1711/BVD Letkol Inf Candra Kurniawan, SE, Kasdim 1711/BVD Mayor Czi Unang Suryana, para perwira staf Kodim 1711/BVD, anggota Kodim 1711/BVD dan ibu-ibu persit Kodim 1711/BVD. (Otentikasi :
Kolonel Cpl Eko Daryanto, S.E., M.Si., (Kapendam XVII/Cenderawasih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here