Program GISA Untuk OAP, Dicanangkan di Kampung Nafri, Wali Kota BTM Apresiasi Dispendukcapil

0
340
Wali kota Jayapura, Benhur Tomi Mano didampingi Kadis Dukcapil, Merlan Uloli saat memantau pelayanan kepada masyarakat Kampung Nafri. (Gracio / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Berbeda dengan sebelumnya, kali ini program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) yang diselenggarakan Dinas Pencatatan dan Kependudukan (Dispendukcapil) kota Jayapura dikhususkan bagi Orang Asli Papua (OAP) melalui dana Otsus 2019.

Kepala Dispendukcapil kota Jayapura, Merlan Uloli mengatakan, Program GISA untuk OAP merupakan yang sangat istimewa dibandingan dengan program GISA sebelumnya.

“Istimewanya adalah kita lihat dari data base kemudian yang belum mempunyai kelengkapan dokumen kita undang. Dan lebih istimewanya lagi berikan uang transport dan konsumsi,” ungkap Merlan, saat di wawancara, Jumat, (8/11/2019).

Merlan menjelaskan, GISA untuk OAP merupakan lanjutan dari aplikasi OAP yang diinventarisir dan akhirnya munculah program ini, juga mengacu pada dana otsus sehingga program GISA kali ini dikhususkan bagi OAP terlebih khusus lagi bagi OAP Port Numbay.

Dispendukcapil kata Merlan, baru dua tahun mendapat dana otsus, pada tahun pertama digunakan untuk melengkapi data base, aplikasi Port Numbay maupun OAP non Port Numbay dan pada tahun ke-dua dengan melihat adanya kelebihan anggaran sehingga dikembangkan dengan menyisir seluruh OAP agar supaya harus mempunyai dokumen kependudukan yang lengkap katanya.

“Nah kita mulai dari port Numbay dulu selaku pemilik kota ini selanjutnya baru kita melakukan untuk OAP non port numbay,”ujarnya.

GISA bagi OAP, jelas Merlan hari ini dicanangkan di Kampung Nafri dan setelah itu akan ada enam titik di seluruh Kampung di kota Jayapura, “masing-masing Distrik satu titik khusus untuk OAP dan pertama untuk OAP Port Numbay,” katanya.

Dengan pengembangan yang dilakukan Dispendukcapil Kota Jayapura melaksnakan program GISA bagi OAP mendapat pujian dari Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM.

“Dari semua OPD di Pemerintah Kota Jayapura Dispendukcapil sangat luar biasa dengan inovasi-inovasi yang brilian,” kata BTM sapaan akrabnya.

“Itu terbukti dan mendapat pengakuan dari Kementerian Dalam Negeri Dirjen Dukcapil sehingga Wali kota Jayapura diberi apresiasi dalam memberikan pelyanan publik yang sangat baik,” katanya menambahkan.

Sehingga BTM berharap Dispendukcapil dengan invasi pelayanan publik harus dibuktikan terutama dalam sumber daya manusia dan mempertahankan konsistensi pelayanan.

“Masyarakat jangan menunggu pelayanan itu, pelayanan harus transparan dan cepat tunjukan bahwa tujuan pelayanan untuk membahagiakan masyarakat,” tandasnya. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here