Perayaan Maulid Nabi di Keerom, Umat Islam Diminta Teladani Rasulullah

0
393
Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H / 2019 M, yang dilaksanakan di Masjid Fiisabilillah, Sanggaria, Arso Barat, Sabtu (9/11) kemarin. (Arief /LPC)

Ketua GOW Keerom Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sanggaria

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Ratusan orang umat islam di Kampung Sanggaria, Arso Barat, mengikuti kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Fiisabilillah, Sanggaria, pada Sabtu (9/11) kemarin. Dalam peringatan Maulid tersebut, umat islam diingatkan dan diminta untuk meneladani akhlak Rasulullah dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Kyai Mansyur Al-Kaf dari Komba, Sentani, dalam tauziahnya di acara tersebut mengingatkan banyak sekali sifat-sifat dan akhlak Rasulullah yang harus diteladai. Diantaranya adalah sikap amanah, rendah hati, bisa mengendalikan emosi dan banyak keutamaan sifat Nabi Muhammad SAW lainnya.

 

‘’Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin yang baik, sehingga kita bisa mencontoh keteladanan Rasulullah sebagai pemimpin. Selain itu kita juga bisa mencontohnya sebagai kepala keluarga yang baik, demikian juga bagaimana istri yang baik dalam memperlakukan suaminya maka, rasulullah mempunya istri, itu juga menjadi teladan bagi istri-istri untuk meneladaninya dalam memperlakukan suami,’’pesannya.

Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H / 2019 M, yang dilaksanakan di Masjid Fiisabilillah, Sanggaria, Arso Barat, Sabtu (9/11) kemarin.. (Arief /LPC)
Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H / 2019 M, yang dilaksanakan di Masjid Fiisabilillah, Sanggaria, Arso Barat, Sabtu (9/11) kemarin.. (lintaspapua.com)
Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H / 2019 M, yang dilaksanakan di Masjid Fiisabilillah, Sanggaria, Arso Barat, Sabtu (9/11) kemarin. (Arief /LPC)

Selain itu ia menyampaikan bahwa bamnyak manfaat Maulid Nabi, diantaranya media silaturahmi, membaca ayat suci alquran, sholawat, media bersodaqoh. ‘’Dalam Maulid juga diceritakan tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW, agar kita semakin mengenal kepada Rasulullah, sayang dan cinta kepada Rasulullah, menjadi idola dalam seluruh kehidupan kita,’’tambahnya.

 

Acara Maulid Nabi di Masjid Fiisabilillah kali ini juga dihadiri Kadistrik Arso Barat, Muhlis Sawaki yang datang mewakili Bupati Keerom. Selain itu ada juga, Ketua GOW Keerom, Angela Tutwuri Handayani Gusbager, ST, yang datang mewakili Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP.

 

Juga ada tokoh muslim lainnya, diantaranya Sekretaris Ikatan Pondok Pesantren Indonesia (IPI) Provinsi Papua, ust. Nur Salim Ar-Rozy, Ketua Muslimat NU Kab. Keerom, Ibu. Mirfaqoini, Ketua BKM Fiisabilillah, para ketua BKM Masjid sekitar Arso Barat, dan alim ulama serta umat islam di kampung Sanggaria.

ibu Wakil Bupati, Angela Tutwuri Handayani Gusbager, ST., saat membawakan sambutannya. (Arief /LPC)

Sementara itu, Ny. Angela TH Gusbager, pada sambutannya mengemukakan permohonan maaf Wakil Bupati Keerom karena tak bisa hadir pada kegiatan silaturahmi tersebut, sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun ia memberikan dukungan atas adanya  kegiatan tersebut.

 

‘’Peringatan Maulid Nabi adalah kegiatan yang banyak memberikan manfaat dan faedah karena, kita diingatkan untuk mencontoh Nabi dalam beraklakul karimah. Dengan itu, maka kita sebagai umat islam, sebagai warga negara dan sebagai masyarakat Kabupaten Keerom kembali diingatkan untuk menjaga ucapan dan perbuatan baik sehingga mendukung suasana kehidupan yang baik dan harmonis,’’ujarnya.

 

Keharmonisan tersebut menurutnya memang perlu dijaga seperti yang terjadi di Keerom selama ini.

 

‘’Baik keharmonisan antar sesama umat beragama islam, dengan umat beragama lain bahkan antara umat beragama dengan pemerintah. Yang pada gilirannya tercipta suasana harmonis dan aman sehingga mendukung proses pembangunan menuju masyarakat Keerom yang adil, makmur, damai dan sejahtera,’’pungkasnya.

 

Sedangkan Ketua Panitia, Ujang Alamsyah, mengemukakan acara maulid diisi beragam kegiatan diantaranya pembuatan telur maulud hias, pembacaan kalam ilahi, sholawat dan penampilan-penampilan dari anak-anak TPQ serta marawis dari Maratus Sholihah.

 

‘’Intinya kegiatan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang Rasulullah serta suri tauladan yang perlu kita contoh dari Rasullah dan amalkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kecintaan kita. Karena sesuai sunnahnya, ‘’barang siapa yang mencintai sunnahku maka dia akan bersamaku di dalam surge,’’pesannya. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here