Bupati Mathius Awoitauw : Pendidikan  Akan Membuka Keterisolasian Daerah

0
203
Pimpinan Lippo Grup, Jems Riyadi saat berdiskusi dengan Bupati Mathius Awoitauw. (Foto: Engel Wally )

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, hanya dengan pendidikan yang baik  dan maju, keterisolasian wilayah dan daerah dapat terbuka dan program pembangunan akan menyentuh langsung di tengah masyarakat.

 

Hal ini dikatakan Bupati Awoitauw di kediamannya beberapa hari lalu saat melakukan  ramah tamah dengan pimpinan Lippo Grup Indonesia dari Jakarta serta puluhan guru dibawah Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) serta Sekolah Papua Harapan (SPH) yang sedang mengabdi di Kabupaten Jayapura.

 

Pada kesempatan ini, Bupati Awoitauw juga mengapresiasi kehadiran Lippo Grup di Bumi Khena Mbai Umbai sekaligus bertatap muka dan mendengar kesan-kesan para guru selama mengabdikan diri mereka bersama Pemerintah Daerah untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Jayapura.

 

“Pemerintah daerah terus memberikan suport dan dukungan terhadap keberadaan tenaga guru di daerah ini, secara kusus di bawah pengawasan Lippo Grup,” ujar Bupati Awoitauw.

 

Dikatakan, ada banyak perubahan dan juga dampak positif yang terjadi bagi anak-anak asli ketika  Pemkab Jayapura merekrut sejumlah guru kontrak selama beberapa tahun terakhir ini.

 

Menurutnya, peningkan SDM pada anak didik kita secara kusus di Sekolah Dasar terus meningkat. Tidak hanya pada sekolah swasta saja, tetapi juga sekolah-sekolah negri yang berada pada pinggiran kota.

 

“ Kita berharap kerja sama ini terus terbina dengan baik, secara kusus bagi guru-guru yang dengan setia mengajar dan mendampingi anak-anak murd disetiap sekolah,” katanya.

 

Sementara itu,  CEO Lippo Grup, James Riyadi mengatakan, program pembangunan Papua saat ini sangat penting bagi Bangsa Indonesia. Kendati demikian dari sisi ekonomi, kita sedang diperhadapkan dengan kondisi ekonomi global yang melambat.

 

Kata James, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini hanya mencapai Lima Persen, dan tentu tidak cukup untuk menyerap tenaga kerja di segala bidang.

 

Tidak di bidang Pendidikan saja, perhatian yang diberikan Lippo Grup juga  untuk membuka Rumah Sakit Siloam di Kabupaten Jayapura, yang masih ada  kendala dengan pembebasan lahan yang akan digunakan.

“ Ini tantangan kita ke depan, termasuk pendidikan dan kesehatan di Papua. Kami di Jakarta selalu menginginkan agar Papua harus menjadi kepala, membangun jalur konektifitasnya dengan dunia luar,” pungkasnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here