Pesan Wabup Keerom, Piter Gusbager Saat Hadiri HUT SMU Negeri I Arso ke-26

0
261
Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP, yang juga alumnus SMU Negeri I Arso bersama mantan guru di SMU tersebut, Drs. Irwan MMPd, dan Kepala SMU Negeri I Arso, Rivani Malekke melakukan pemotongan tumpeng menandai HUT SMU Negeri I Arso ke-26 di Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

SMU Negeri I Diminta Jadi Sekolah Bebas Plastik

 

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Seluruh jajaran guru dan siswa/i SMU Negeri I Arso merayakan HUT ke-26 SMU tersebut, pada Senin (4/11/2019) kemarin. Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, turut menghadiri dan merayakan HUT tersebut. Perayaan kali ini terasa istimewa baginya karena Piter Gusbager adalah alumnus SMU tersebut tepatnya angkatan III tahun 1994.

Panitia beserta siswa/siswi SMU negeri I menandai peringatan ulatnya tersebut dengan beragam acara. Tampak Kepala Sekolah SMU Negeri I, Rivani Malekke, SPd, MMPd, bersama jajaran guru melebur bersama Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, di kesempatan tersebut.

Turut hadir pada acara tersebut, Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto, SIK, SH, Ketua KPU Keerom, Kornelis Watkaat, S.Sos, Kadinas P dan K Keerom, Drs. Bambang Suhartawan, MMT, Kadishub Keerom, Drs. Irwan MMT, MMPd, dan tamu undangan lain.

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager SHut, MUP, yang juga alumnus SMU Negeri I Arso bersama mantan guru di SMU tersebut, Drs. Irwan MMPd, dan Kepala SMU Negeri I Arso, Rivani Malekke melakukan pemotongan tumpeng menandai HUT SMU Negeri I Arso ke-26 di Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

Wakil Bupati Keerom, pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat ultah kepada seluruh jajaran mulai dari guru, murid hingga alumnus yang hadir. Ia menyatakan bahwa di usia 26, dimana dalam kehidupan merupakan usaha petralihan dari remaja menuju dewasa, maka dengan usia tersebut saatnya bagi SMU Negeri I Arso untuk menjadi sekolah yang bukan hanya berprestasi tetapi juga berkredibilitas.

‘’Selain itu saya juga berharap bahwa SMU Negeri I Arso sebagai sekolah adiwiyata, mempelopori untuk gerakan menggunakan bahan-bahan plastic. Seperti kita tahu Indonesia adalah negera terbesar kedua di dunia sebagai penghasil sampah plastik, dan plastic belum bisa terurai oleh alam hingga puluhan tahun kedepan, maka sudah saatnya kita menggurangi penggunaannya, saya harap dan yakin SMU Negeri I bisa memulai dan mempeloporinya,’’ungkapnya.

Selain itu ia juga mengingatkan agar SMU Negeri I juga menggiatkan penanaman pohon-pohon dan gerakan penghijauan di sekolah tersebut. Karena penghijauan akan menggurangi efek rumah kaca dan menguranggi pemanasan global yang belakangan ini makin terasa di Keerom juga.

‘’Pada kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada guru-guru yang mendidik saya dan bahkan teman-teman lainnya dan juga anak-anak Keerom sehingga bisa meraih cita-citanya. Jasa bapak ibu guru akan selalu tercatat dan terukir dalam sejarah di masyarakat adat Keerom, sebagai orang yang telah berjasa mencerdaskan anak-anak Keerom, semoga SMU negeri I Arso makin sukses kedepannya,’’ungkapnya.

Kepala SMU Negeri I Arso, Rivani Malekke, SPd, MMPd, saat diwawancara. (Arief /LPC)

Sementara itu,  Kepala SMU Negeri I Arso, Rivani Malekke, SPd, MMPd mengemukakan bahwa di usia 20 tahun SMU Negeri I Arso, sekolah tersebut telah menerapkan dan mencanangkan untuk menjadi sekolah ramah lingkungan.

‘’Sejak kini sekolah ramah lingkungan yang telah kami terapkan, yaitu akan kita terapkan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, halaman hijau dan pohon rindang. Para anak didik kita ajarkan untuk mencintai lingkungan yang sehat, rapi, aman dan menyenangkan. Dan di tahun 2020, harapannya SMU negeri I Arso akan suskes dan bebas dari sampah plastic,’’pungkasnya.

Sedangkan Ketua Panitia, Siti Mutmainah, mengemukakan terimakasih atas bantuan semua pihak termasuk Bupati dan Wakil Bupati Keerom dan lainnya yang telah membantu terlaksananya peringatan HUT ke-26 SMU Negeri I.

‘’Untuk peringatan HUT kali ini kita gelar beragam jenis lomba baik untuk peserta didik maupun guru-guru. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjadikan keakraban antara sesama guru maupun antara guru dan peserta didik. Diantaranya lomba cipta film pendek, lomba tumpeng, balap karung, dll,’’terangnya. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here