Pemkab Jayapura Terima Penghargaan Dari Kemenkeu RI

0
229
Asisten II Bidang Perekonomian Setda Papua, DR. Muhammad Musa’ad, ketika menyerahkan secara simbolis penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI kepada Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Prestasi membanggakan ditorehkan Pemerintah Kabupaten Jayapura dibawah kepemimpinan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si. Yakni memperoleh penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) atas keberhasilan menyusun dan juga menyajikan laporan Laporan Keuangan Tahun 2018.

 

Atas keberhasilan itu, Kabupaten Jayapura berhasil memperoleh Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas pengelolaan keuangan sebanyak lima (5) kali secara berturut-turut. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP, M.H., melalui Asisten II Bidang Perekonomian Setda Papua DR. Muhammad Musa’ad kepada Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, di Hotel Fave, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (23/10/2019) kemarin lalu.

 

“Kami di Pemerintah Kabupaten Jayapura sangat berterimakasih atas hal itu, yakni sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap upaya sungguh-sungguh Pemerintah Kabupaten Jayapura agar terus memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara. Hal ini sebagai pondasi kuat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Giri Wijayantoro.

 

Ia juga menyatakan, apa yang berhasil ditorehkan Pemerintah Kabupaten Jayapura hingga lima (5) kali berturut-turut mendapatkan Opini WTP adalah hasil kerja keras semua pihak, khususnya pada tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

“Mudah-mudahan kedepan semakin lebih ditingkatkan lagi penataan pengelolaan keuangan dengan efektif, efisien dan lebih transparan serta akuntabel lagi. Supaya dapat dipertahankan opini WTP untuk enam kali berturut-turut,” paparnya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayapura, Subhan, SE, M.M, menuturkan, bahwa penghargaan yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Jayapura secara berturut-turut hingga meraih lima (5) kali WTP dari hasil Audit  BPK-RI atas hasil laporan keuangan yang dinilai sesuai standar akuntansi pemerintah (SAP).

 

“Tentunya wajib melakukan empat (4) tahapan, diantaranya laporan keuangan harus sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan bukti, Sistem Pengendalian Internal dan juga ketaatan terhadap Undang-Undang serta regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah sendiri,” sebutnya.

Asisten II Bidang Perekonomian Setda Papua, DR. Muhammad Musa’ad, ketika menyerahkan secara simbolis penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI kepada Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro. (Irfan /LPC)

Ia menambahkan, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini bukan berarti bahwa tidak ada temuan dari BPK. Tapi, masih ada kelemahan-kelemahan dan juga temuan-temuan terkait dengan aset.

 

Selain itu, kata Subhan, persoalan aset bukan hanya terjadi pada Pemda Kabupaten Jayapura saja, tetapi terjadi juga di daerah-daerah lain, dan kini sedang dalam sorotan-sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka rangka aksi pencegahan tindak pidana korupsi.

 

“Juga masih ada temuan soal administrasi yang tahun sebelumnya belum ditindak lanjuti. Oleh karena itu, kami selalu berharap kepada setiap OPD di lingkungan Pemda Kabupaten Jayapura wajib serius memperhatikannya, karena sangat berpengaruh pada perolehan opini nantinya,” tutup Subhan. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here