Optimalisasi Promosi Potensi Masyarakat Adat DPMPTSP Gandeng Pemantik

0
276
Pembekalan tata cara promosi potensi investasi berbasis masyarakat adat di kampung kepada para tenaga admin pengelolah web kampung kabupaten jayapura di Horex Hotel, Selasa (22/10/2019) kemarin. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  – Guna mendukung visi Bupati Jayapura mengenai jati diri masyarakat adat, termasuk hak ulayat dan segala potensi yang ada di kampung, maka Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura dalam hal promosi potensi unggulan daerah melibatkan peran aktif masyarakat adat.

Pembekalan tata cara promosi potensi investasi berbasis masyarakat adat di kampung kepada para tenaga admin pengelolah web kampung kabupaten jayapura di Horex Hotel, Selasa (22/10/2019) kemarin. (Irfan /LPC)

Hal itu diawali dengan tatap muka bersama Dewan Adat dan sejumlah kepala kampung beberapa waktu lalu di Gunung Merah Sentani, kemudian dilanjutkan dengan pembekalan teknis atau pelatihan tata cara promosi potensi kampung kepada para tenaga admin pengelola website kampung yang tergabung dalam komunitas Pemantik (Pace, Mace Admin TIK).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Henock Puraro, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal pada DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Ambrosius Aja, S. Sos, kepada wartawan mengatakan pembekalan tata cara promosi potensi unggulan kampung kepada para tenaga admin dilaksanakan sebagai upaya Optimalisasi Promosi Investasi Daerah Berbasis Masyarakat Adat di Kampung.

Pembekalan tata cara promosi potensi investasi berbasis masyarakat adat di kampung kepada para tenaga admin pengelolah web kampung kabupaten jayapura di Horex Hotel, Selasa (22/10/2019) kemarin. (Irfan /LPC)
Pembekalan tata cara promosi potensi investasi berbasis masyarakat adat di kampung kepada para tenaga admin pengelolah web kampung kabupaten jayapura di Horex Hotel, Selasa (22/10/2019) kemarin. (Irfan /LPC)
Pembekalan tata cara promosi potensi investasi berbasis masyarakat adat di kampung kepada para tenaga admin pengelolah web kampung kabupaten jayapura di Horex Hotel, Selasa (22/10/2019) kemarin. (Irfan /LPC)

“Rekan-rekan Pemantik (tenaga admin pengelola web kampung, red) ini boleh dibilang sebagai jurnalis-jurnalis di kampung. Mereka bisa menulis dan mempublish di website kampung. Apalagi infrastruktur TIK kampung kan sudah disiapkan Kominfo, dimana setiap kampung sudah memiliki website kampung. Ini tentu sangat membantu dalam mensuplay data potensi unggulan di kampung yang bisa dipromosikan ke luar sebagai salah satu peluang investasi daerah,” ujar Ambrosius Aja kepada wartawan usai kegiatan tersebut, di HoreX Hotel, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (22/10/2019) kemarin.

Adapun yang menjadi latar belakang DPMPTSP menggandeng para Pemantik, menurut pria yang akrab disapa Ambros ini, para admin pengelola web kampung adalah masyarakat di kampung setempat, tentu selalu berkoordinasi dengan aparat kampung atau Dewan Adat setempat dan tau persis tentang potensi unggulan di kampung yang bernilai investasi. Sehingga data yang nantinya mereka rilis dan publish di website kampung dapat dipertanggungjawaabkan terutama mengenai profil potensi yang bisa dikelola sebagai peluang investasi daerah.

“Dalam materi pembekalan kami juga sampaikan bahwa selain sektor yang di publish, baik itu sektor pariwisata, perkebunan, perikanan serta kelautan dan lain sebagainya itu perlu di cantumkan juga luas areal/jumlah, nara hubung pemilik hak ulayat (suku/marga, komunitas atau perorangan), nomot kontak atau alamat email. Ini dimaksudkan supaya apabila ada pemodal yang berminat bisa langsung berkomunikasi dengan masyarakat adat di kampung, kita dalam hal ini pemerintah siap memfasilitasinya saja,” jelasnya sekaligus menyampaikan gagasan ini merupakan proyek perubahan sebagai peserta Diklatpim III Kabupaten Jayapura.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Pemantik yang juga salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut, Obeth Kromsian mengatakan admin pengelola web kampung siap mendukung dan mempromosikan segala potensi yang ada di kampung, terutama yang bernilai ekonomi dan menjadi daya tarik investasi.

Penegasan yang sama juga disampaikan Narasumber dari Komunitas Fotografer dan Jurnalis Senior JUBI, Engel Wally yang meminta kepada peserta admin kampung untuk selalu kreatif dalam melihat peluang dan potensi unggulan di kampung untuk dipromosikan kepada pihak luar.

“Pekerjaan teman-teman admin ini sangat mulia, kita menulis dan mempublikasikan tentang potensi kampung kita sendiri. Dengan demikian, tentu orang luar akan tahu dan dengan sendirinya datang berkunjung agar ada perubahan di kampung kita,” cetusnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here