Jangan Hanya 5D Saja, Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Terpilih Diharapkan Berani Kritik Pemerintah

0
234
Anggota DPRD Terpilih Kabupaten Jayapura dari Partai Hanura, Yohannis Hikoyabi, S.Si, M.Si,, saaat diwawancara. (Irfan/LPC)

Yohannis Hikoyabi : Jangan Hanya Datang, Duduk, Dengar, Diam dan Duit Saja.

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Sebanyak 25 anggota DPRD Kabupaten Jayapura, periode 2019-2024 yang baru dilantik diharapkan lebih berani dan juga memahami literasi politik untuk bersuara mengkritik Eksekutif dalam hal ini pemerintah apabila dinilai perlu, serta jangan hanya datang, duduk, diam dan duit.

Suasana Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan 25 Anggota DPRD Terpilih Kabupaten Jayapura oleh Ketua PN Jayapura Setyawan Hartono, SH, MH, di Ruang Sidang Gedung DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa (22/10/2019) kemarin. (Irfan /LPC)

“Kami anggota DPRD Kabupaten Jayapura masa jabatan 2019-2024 telah melaksanakan sumpah dan janji, semoga dapat menjalankan amanah dengan baik,” kata Anggota DPRD Terpilih Kabupaten Jayapura dari Partai Hanura, Yohannis Hikoyabi, S.Si, M.Si, usai pelantikan dirinya dan 24 anggota DPRD Terpilih Kabupaten Jayapura lainnya, di Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa (22/10/2019) kemarin siang.

Untuk itu, Yohanes Hikoyabi, berharap kepada Anggota Dewan baru, periode 2019-2024 itu hendaknya harus lebih berani dan memahami literasi politik untuk bersuara mengkritik pemerintah apabila dinilai perlu. Serta jangan hanya datang, duduk, diam dan duit.

“Ya mereka (anggota DPRD yang baru) harus lakukan perubahan, tidak seperti anggota dewan yang lalu. Mereka harus pandai bermain isu, baik isu secara politik dan juga isu ekonomi. Itu yang sangat penting,” ungkapnya berharap, seusai dirinya kembali dilantik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, masa jabatan 2019-2024.

Terlebih bagi perwakilan dari tiga Partai yang sekarang mendominasi parlemen, diantaranya Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ketiga partai itu harus mampu bersuara dan jangan hanya bungkam.

“Harus menjadi corong kepada rakyat dan betul-betul kerja untuk rakyat, mengawal APBD Kabupaten Jayapura agar betul-betul mencapai target,” imbuhnya.

Anggota DPRD Terpilih Kabupaten Jayapura dari Partai Hanura, Yohannis Hikoyabi, S.Si, M.Si,, saaat diwawancara. (Irfan/LPC)

Pria yang akrab disapa Anis ini menambahkan, tiga partai politik yang akan menjadi pimpinan Dewan periode 2019-2024 itu berasal dari NasDem, PDIP dan PKB. Oleh karena itu, kepada calon pimpinan definitif DPRD itu harus lebih berani memainkan isu. Hal ini penting agar peran Dewan sebagai penyambung aspirasi masyarakat bisa betul-betul terlaksana dengan baik.

Lanjut Anis menyampaikan, dirinya selaku Ketua Komisi B pada periode sebelumnya, akan berkomitmen untuk menjalin hubungan baik dengan pihak Eksekutif dalam rangka mengarahkan kebijakan-kebijakan yang mengarah kepada keberpihakan bagi masyarakat.

Tak lupa, Anis menuturkan setelah pelantikan, pimpinan Dewan sementara bisa menjalankan tiga fungsi tugasnya, yakni yang pertama pembentukan fraksi-fraksi, kemudian mempersiapkan pelantikan pimpinan Dewan definitif dan menyelesaikan alat-alat kelengkapan Dewan (AKD).
“Apalagi ada sejumlah pekerjaan besar yang sudah menanti pasca pelantikan tersebut. Dimana, salah satunya harus mengejar KUA-PPAS dan RAPBD Induk 2020. Dan, itu merupakan agenda kegiatan anggota Dewan yang sangat padat,” jelasnya.

Apalagi, kata Anis, ada agenda lain yang akan melibatkan anggota dewan itu adalah bagaimana sesuai dengan permintaan Bupati Jayapura agar anggota dewan yang baru ini bisa turut serta dalam mensukseskan penyelenggaraan iven Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang akan diselenggarakan pada tahun 2020 mendatang. (Irf /LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here