Inilah Proses Pemilihan 19 Kepala Kampung di Keerom

0
536
Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Bagia, Arso PIR III, Rabu (23/10/2019) kemarin. Tampak saat diwawancara. (Arief /LPC)

‘’Semua Pihak, Termasuk Parpol Jangan Buat Kegaduhan di Pilkampung serentak’’
Wabup Tegaskan Tidak Memberikan Dukungan Terhadap Satu Calonpun di Kampung

KEEROM — Masyarakat di 19 Kampung yang ada di Keerom, akan memberikan suaranya kepada calon kepala kampung pilihannya. Untuk itu Wakil Bupati Minta agar taka da pihak-pihak tak bertanggungjawab yang ‘bermain’ di proses pemilihan Kepala Kampung Serentak di Kabupaten Keerom tahun 2019 ini.

‘’Biarkan proses demokrasi di kampung berjalan secara terbuka, demokratis, bertanggungjawab dan sukses sesuai dengan amanat UU. Untuk itu kepada semua pihak termasuk Parpol (partai politik) untuk tidak membuat kegaduhan dalam proses pemilihan kepala kampung yang bisa mengakibatkan gesekan dan gagalnya proses Pilkampung di tahun 2019 di Kabupaten Keerom,’’ungkapnya kepada lintaspapua.com di ruang kerjanya, Kamis (24/10/2019).

Ia menyebutkan bahwa proses Pilkampung yang saat ini dalam tahap persiapan hingga waktu pencoblosan tanggal 29 oktober mendatang seharusnya menjadi kegembiraan bagi warga kampung untuk mencari pemimpin terbaiknya.

‘’Namun dinamika yang berkembang jelang Pilkades/Pilkampung beberapa waktu terakhir ini, maka saya selaku Wakil Bupati Keerom yang tugasnya adalah membina dan mengawasi aparatur pemerintahan hingga ke kampung meminta semua pihak untuk tidak mengintervensi proses yang ada di kampung,’’lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa biarkan proses berjalan demokratis dan alamiah. Menurutnya, soal dukung-mendukung dalam proses demokrasi adalah hal yang biasa.

‘’Tapi biarkan hal itu terjadi pada masyarakat kampung tersebut. Saya harapkan tidak ada pihak-pihak dari luar yang masuk untuk mengionventervensi hasil pemilihan kepala kampung. Yang bisa membuat proses demokrasi itu berjalan tidak sesuai yang diharapkan,’’tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa menghormati semua calon-calon kepala kampung yang maju pada pemilihan.
‘’Saya sebagai Wakil Bupati Keerom tidak memberikan dukungan kepada satu satu orang calon di 19 kampung yang akan menggelar Pilkades. Kenapa? Karena saya sebagai wakil Bupati bertugas membina dan mengayomi semua, mereka adalah warga dan bawahan saya, tugas saya adalah melindungi dan menjaga mereka semua dan saya mendukung semua calon yang maju dalam Pilkampung serentak sebagai anak-anak keerom terbaik yang mempunyai niat yang baik untuk membangun kampungnya masing-masing,’’ujarnya.
‘’Untuk itu saya menyampaikan berjaunglah dengan cara-cara yang baik, hindari money politics, hindari cara cara yang akan mengorbankan masy kampung, Karena dengan cara-cara yang baik dalam pemilihan akan menghasilkan pemimpin yang terbaik. semoga Tuhan menyertai proses yang berjalan,’’pungkasnya.
Pada kesempatan terakhir, sekali lagi ia tegaskan bahwa aparatur pemerintah, Parpol, termasuk ASN dan aparatur TNI-Polri di kampung, seperti Babinkamtibmas dan Babinsa untuk bersikap netral sehingga proses pemilihan berjalan baik. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here