Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura, saat bersamaan lakukan sidak ke Pasar Hamadi. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura selama tahun 2019 sudah menertibkan pasar sebanyak tujuh kali seluruh pasar  tradisional Kota Jayapura, Disampaikan langsung oleh KaDisperindagkop kepada para wartawan, Jumat(17/10/2019)


Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura, Robert Awi,, saat berikan keterangan kepada media. (Fransisca /LPC)

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert Awi, mengatakan penertiban pasar untuk penataan pasar, menyesuaikan pengelompokkan barang dagangannya.

“Untuk penataan pasar tradisional di kota Jayapura sepanjang tahun 2019 kami sudah lakukan penertipan tujuh kali. Empat kali di pasar central Hamadi, satu kali di pasar Mama Papua dan dua kali di pasar Youtefa,Di hamadi, pedagang pakaian baik di kios maupun los, harus pindah ke lantai 2. Ada sekitar 78 pedagang yang kami pindahkan,” Ungkapnya.

 

Roberth Awi  menekankan, kepada pada pedagang jika pedagang menolak pindah dilantai 2 tidak secepatnya, atau sesuai batas waktu yang ditentukan, maka kios diambil alih. “Kios itu akan ditarik kembali oleh pemerintah Kota dan kami serahkan kepada pedagang yang lebih membutuhkan,” tuturnya.

 

Sementara itu , Robert membeberkan  dipasar mama Papua, sekitar 6 kios di bongkar, seluruh meja juga kursi  dibersihkan, karena Pedagang ikan asar dipindahkan ke lantai 2, agar pemilik kendaraan bisa mengunakan lahan parkir kembali.

“Jadi sekarang, di pasar mama Papua, halamannya sudah bersih, steril dan bisa dimanfaatkan kembali oleh para pengendara untuk memarkirkan kendaraannya saat hendak berbelanja,”katanya.

 

Lain cerita di pasar Youtefa penertiban dilakukan dengan memindahkan kios  tidak dilakukan, namun ada 120 kios dibongkar, karena kanopi kios berada diatas trotoar dan drainase. “Itu mengganggu pengguna jalan maupun pedagang dan pelanggan yang lain,” pungkasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here