Ilustrasi Bendera Partai Politik (ISTIMEWA)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Wajah sumringah terpancar di wajah 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura terpilih periode 2019-2024 saat mengikuti gladi bersih di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (21/0/2019) kemarin siang sekitar pukul 10.30 WIT.

Meskipun beberapa kali terjadi kesalahan pengucapan sumpah/janji anggota dewan pada gladi bersih. Kegiatan persiapan jelang pelantikan yang digelar oleh Sekretariat Dewan Kabupaten Jayapura, dapat berlangsung hikmat tanpa ada kendala.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jayapura tampak bersemangat memimpin Gladi Bersih. Sementara pegawai Setwan lainnya terlihat sibuk berbenah menata ruang di dalam maupun di luar gedung.

“Untuk gladi bersih itu langsung dipandu juga oleh pak ketua pengadilan, dan dihadiri oleh semua anggota DPRD Kabupaten Jayapura terpilih periode 2019-2024. Gladi bersih itu tadi (kemarin) berlangsung sekitar pukul 10.30 WIT dan berlangsung lancar hingga selesai kegiatan gladi tersebut,” ujar Sekretaris Dewan Kabupaten Jayapura, Abdul Hamid Toffir, S.Sos, M.Ap, ketika menghubungi wartawan media online ini usai gladi bersih, Senin (21/10/2019) kemarin sore.

“Sambil berjalan persiapan-persiapan itu, baik di luar maupun di dalam gedung semua berjalan, guna menunjang terselenggaranya pelaksanaan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan anggota DPRD terpilih besok (hari ini) teppat sekitar jam 10 pagi. Mudah-mudahan semua pelaksanaan bisa berjalan lancar,” sambung Abdul Hamid Toffir.

Abdul Hamid Toffir menjelaskan, para anggota DPRD terpilih akan dilantik secara langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Jayapura.

“Jadi, pengambilan sumpah/janji dan pelantikan anggota DPRD terpilih ini akan dipimpin langsung oleh ketua pengadilan negeri. Selain itu, gladi bersih inikan bertujuan untuk mempersiapkan kegiatan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan bagi anggota dewan terpilih itu agar berjalan sesuai dengan rencana yang sudah disiapkan oleh Sekretariat Dewan terutama dalam hal ini di bagian seksi acara. Supaya semua itu kita ikuti prosedur dan ketentuan yang telah diatur oleh seksi acara pelaksana pengambilan sumpah/janji dan pelantikan,” jelasnya.

Abdul Hamid juga menyampaikan, sesuai rencana pelantikan ini akan disaksikan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, atau yang mewakilinya. Selain itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, beserta jajaran untuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) lainnya juga akan turut hadir.

“Sesuai dengan Prosedur Tetap (Protap), nanti akan dihadiri gubernur atau yang mewakili. Sedangkan yang akan mengambil sumpah dan melantik secara langsung iItu adalah Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, kalau pihak provinsi nanti besok (hari ini) kita lihat siapa yang hadir dan yang jelas kalau gubernur mungkin hanya memberikan kata sambutan saja,” ujarnya.

“Yang hadir besok (hari ini) kan kita sudah mengundang dari unsur pimpinan daerah, terus dari pimpinan Perangkat Daerah (PD), kemudian dari partai politik yang ada di Kabupaten Jayapura, juga dari teman-teman BUMN/BUMD yang ada disini seperti teman-teman dari perbankan, PDAM, Perusda dan pihak Bandara Sentani. Selanjutnya dari tokoh-tokoh adat, kemudian tokoh-tokoh masyarakat, dari ibu-ibu Dharma Wanita, juga kita undang mantan-mantan bupati, mantan ketua dan anggota DPRD serta tokoh masyarakat lainnya,” tambah Abdul Hamid Toffir.

Dirinya mengatakan, bahwa proses pelantikan bersifat terbuka dan umum. Selain dihadiri pejabat Daeerah, para keluarga anggota DPRD yang akan dilantik juga akan turut hadir. Jika ruangan yang disediakan tidak memadai, nantinya para keluarga disediakan tempat untuk melihat proses pelantikan di halaman gedung Kantor DPRD.

“Para keluarga, simpatisan dan bahkan konstituen dari anggota DPRD terpilih itu sendiri kan sudah pasti mereka hadir juga. Sehingga kita membuka diri, karena ini adalah acara pelantikan wakil rakyat yang tidak bisa kita menutupinya. Kalau di dalam gedung itukan memang terbatas, sehingga kita ada siapkan juga beberapa tenda di luar gedung. Termasuk kita sudah menyiapkan dua proyektor dan layar, agar para keluarga dan undangan lainnya dapat melihat suasana pelantikan di dalam gedung atau mengikuti perkembangan pelaksanaan pelantikan dari luar gedung,” tutupnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here