Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, melakukan penandatangan MoU dengan Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kab Keerom, Minarsih,MPd, pada upacara HSN di Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Tanggal 17 setiap bulannya diperingati sebagai Hari Kesadaran Nasional (HSN). Kantor Kemenag Keerom bersama sekolah dan jajaran terkait di lingkungan kemenag Keerom, pun memperingatinya dengan menggelar upacara HSN di MAN I Keerom di Arso III, Senin (17/10/2019) kemarin.

Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, bertindak selaku instpektur upacara. Sementara jajaran pegawai Kemenag Keerom sebagai unsur pegawai structural sebagai peserta upacara bersama jajaran fungsional (guru) dan murid-murid sekolah/madrasah yang berada dibawah naungan Kemenag Keerom. Tak ketinggalan para murid/siswa sekolah-sekolah / madrasah yang berada di Keerom.

Upacara berjalan lancar dan hikmat. Seusai upacara dilakukan penandatanganan Memorandum off Understanding (MoU) antara Kantor Kemenag Keerom yang diwakili Kepala Kantor Kemenag, Karel Mambay, SE, MPd.K dan dari IGI Keerom diwakili oleh Ketua IGI Keerom, Minarsih MMPd.

Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, saat diwawancara. (Arief/LPC)

Kepala Kantor Kemenag Keerom, usai kegiatan kepada media ini, mengemukakan bahwa kegiatan upcara HKN yang dilakukan kali ini berbeda dengan sebelumnya karena dimaksudkan untuk meningkatkan jalinan rasa kebersamaan dan persaudaraan ASN di lingkungan kemenag Keerom.

‘’Bertepatan hari ini 17 adalah hari kesadaran nasional, selama ini ikut bergabung dengan Pemkab Keerom untuk melaksanakan upacara dan untuk bulan ini kita kerjasama dengan IGI untuk penandatangan MOU, maka kita laksanakan upacara HSN di MAN Keerom di Arso 3, bersama pegawai structural dan fungsional (guru) kita,’’ungkapnya.

Dikemukakan bahwa dengan bergandengan tangan maka pelayanan dibidang pembinaan keagamaan dan pendidikan keagamaan di Keerom akan berjalan baik dan lancar.

‘’Kita himpun seluruhnya karena tanpa kita bergandengan bersama untuk menata klayanan dibidang pembinaan bidang keagamaan dan pendidikan maka ini tak akan berjalan lancar,’’lanjutnya.

Selain itu, dalam rangkaian kegiatan, dilakukan juga penandatanganan MoU antara Kemenag dengan IGI Keerom untuk kerjasama dalam rangka meningkatkan kompetensi guru-guru di lingkungan Pendidikan dibawah Kemenag Keerom.

‘’Kedua kita lakukan penandatanganan MOU dengan IGI dalam rangka meningkatkan kompetensi guru sehingga ada pelatihan pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh IGI kepada guru-guru kita ikut dilayani, baik IGI pusat mauopun kabupaten,’’lanjutnya lagi.

Ia juga menjelaskan,  bahwa, saat ini Kemenag juga tengah mendorong agar semua sekolah di lingkup kemenag Keerom agar menciptakan sekolah ramah lingkungan. ‘’Maka tahun ini juga kita akan adakan penilaian lomba adiwiyata, bagi sekolah-sekolah di lingkungan kementerian agama untuk yang kedua kalinya,’’tambahnya.

Ketua IGI Keerom, Minarsih, MPd, saat diwawancara. (Areif /LPC)

Sementara itu, Ketua IGI Keerom, Minarsih, MPd, pada kesempatan tersebut atas nama IGI menyerahkan sertifikat GESS Expo yang baru digelar oleh IGI Pusat belum lama ini di Jakarta. Pada ajang tersebut, Kepala Kemenag Keerom bersama 3 tokoh lainnya di Keerom mendapatkan penghargaan dalam ajang ‘Anugerah Pendidikan Indonesia (API)’ yang digelar IGI.

‘’Kepala Kemenag Keerom adalah salah satu pejabat yang menerima API untuk kategori birokrat karena telah mendedikasikan dirinya untuk kemajuan pendidikan dan mendukung kehadiran serta perkembangan IGI di Keerom,’’ungkapnya.

Ia menambahkan,  salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah adanya penandatangan MoU tersebut. ‘’Dengan MoU ini, maka IGI Keerom diberi kepercayaan untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan atau kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dibawah Kemenag Keerom,’’pungkasnya. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here