Monitoring Data Kinerja Guru Oleh Distrik Nimboran

0
527
Kegiatan ini diadakan setiap bulan untuk mengetahui semua kinerja guru yang ada di wilayah Distrik Nimboran. Demikian disampaikan Kepala Distrik (Kadistrik) Nimboran, Marzuki Ambo, S.ST., saat ditemui awak media, di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (15/10/2019). (Irfan / LPC)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Pemerintah Distrik Nimboran melaksanakan kegiatan monitoring kinerja guru di semua sekolah yang ada di distrik setempat. Kegiatan ini dilaksanakan untuk dapat mengumpulkan data kinerja guru, kinerja pendidikan dan juga kualitas proses belajar mengajar di setiap sekolah.

Kegiatan ini diadakan setiap bulan untuk mengetahui semua kinerja guru yang ada di wilayah Distrik Nimboran. Demikian disampaikan Kepala Distrik (Kadistrik) Nimboran, Marzuki Ambo, S.ST., saat ditemui awak media, di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (15/10/2019).

Ia menjelaskan kini Distrik sebagai Pilot Project / pelaksanaan kegiatan percontohan. selain memperhatikan infrastruktur juga turut serta memperhatikan pendidikan di wilayah setempat.

“Kepala Distrik sebagai pembina pada tingkat Distrik bertanggung jawab dan memonitor kerja ASN di lingkungan binaan. Termasuk memonitor keaktifan guru di sekolah,”jelasnya.

“Sebagai kepala distrik telah buat jadwal untuk Lakukan monitoring turun langsung ke sekolah-sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD,SMP bahkan SMA,” lanjut Marsuki menjelaskan.

Ia menerangkan, pada Distrik Nimboran terdapat 5 SD, 1 SMP dan 2 SLTA, Untuk dapat monitoring semua sekolah pihaknya telah atur jadwal monitoring minimal setiap bulan 1 kali pada tiap sekolah dilakukan secara bergiliran.

“Semua sekolah kita kunjungi, ada beberapa sekolah yang banyak keluhan dari sisi guru pengajar, karena ada guru yang tinggal di kota jadi datang terlambat karena jam mengajar sudah habis,” paparnya.

Marsuki menambahkan, soal temuan masih banyak guru belum laksanakan tugas dengan baik, dirinya selaku pembina tingkat Distrik, telah lakukan koordinasi ke semua guru dari tingkat SD hingga SLTA, yang intinya para guru diminta untuk sadar akan kewajibannya sebagai pengajar sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya.

“Karena yang korban anak-anak kita, disisi lain tidak kerjakan kewajiban tapi menuntut haknya. Laksanakan kewajiban baru menuntut hak,” imbuhnya.

Kegiatan ini diadakan setiap bulan untuk mengetahui semua kinerja guru yang ada di wilayah Distrik Nimboran. Demikian disampaikan Kepala Distrik (Kadistrik) Nimboran, Marzuki Ambo, S.ST., saat ditemui awak media, di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (15/10/2019). (Irfan / LPC)

Saat disinggung alasan guru tidak mengajar, ia menyampaikan sebagian ada yang tinggal di kota dan selalu mengeluh soal jarak tempuh dari tempat tinggal ke sekolah di Distrik Nimboran, namun baginya itu bukan alasan tepat, sebab akses jalan sudah bagus bisa ditempuh dengan nyaman dan cepat.

Meski masih ada sebagian guru yang mangkir dari kewajibannya sebagi pengajar. Namun tingkat kehadiran guru lainnya dalam menjalankan tugas dibilang bagus. Hasil monitoring hanya berkisar 20 persen saja guru belum bekerja secara maksimal. (Irf /LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here