Hari ke-17 Pasca kerusuhan, Sebanyak 87 Pengungsi Asal Sumut Diterbangkan Kembali ke Wamena

0
262

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Memasuki hati ke-17 pasca-kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, sebagian pengungsi Wamena yang sebelumnya telah berada di Kabupaten Jayapura akhirnya mulai kembali.

Hari ke-17 Pasca kerusuhan, Sebanyak 87 Pengungsi Asal Sumut Diterbangkan Kembali ke Wamena. (Irfan /LPC)
Hari ke-17 Pasca kerusuhan, Sebanyak 87 Pengungsi Asal Sumut Diterbangkan Kembali ke Wamena. (Irfan / LPC)

Kamis (10/10/2019), 87 pengungsi asal Sumatera Utara (Sumut) dari jumlah awal 133 orang diterbangkan menggunakan pesawat Herkules Alfa 1336 milik TNI dari Bandar Udara (Bandara) Sentani menuju Wamena, setelah mendapat kepastian tentang kondisi keamanan yang makin kondusif di Wamena.

“Ya benar, pagi tadi (kemarin) dari Bandara Sentani, menggunakan pesawat Herkules Alfa 1336 milik TNI telah diantar (diberangkatkan) kembali 87 pengungsi asal Sumatera Utara dari jumlah awal 133 orang ke Wamena,” sebut Danlanud Silas Papare, Marsma TNI. Ir. Tri Bowo Budi Santoso, yang ditemui media di ruang kerjanya, Kamis (10/10/2019) kemarin pagi.

Lebih lanjut Danlanud Silas Papare menjelaskan, pihaknya menerima informasi awal dari Komunitas Masyarakat Sumatera Utara bahwa para pengungsi berjumlah 133 orang di Jayapura bersedia untuk kembali ke Wamena, sambil meminta supaya Lanud Silas Papare dapat menyediakan transportasi.

 

Danlanud Silas Papare, Marsma TNI. Ir. Tri Bowo Budi Santoso, yang ditemui media di ruang kerjanya, Kamis (10/10/2019) kemarin pagi. (Irfan /LPC)

Setelah mendapat informasi tersebut, lanjut Danlanud, pihaknya bergerak cepat melaporkan ke komando atas dan mendapat persetujuan sehingga, Kamis (10/10) pagi dari Bandara Sentani 87 pengungsi di kembalikan dengan menggunakan pesawat milik TNI ke Wamena.

“Pengungsi yang hari ini pilih kembali adalah, warga yang betul-betul menyatakan keinginannya untuk kembali berdasarkan kesadaran diri. Dari puluhan pengungsi yang kembali tersebut, diantaranya terdapat banyak anak-anak,” ungkapnya.

Dirinya juga mengajak semua pengungsi yang kini ada di tempat-tempat pengungsian agar memilih kembali ke Wamena demi menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari. Sebab sampai dengan saat ini, kondisi keamanan dan ketertiban Kota Wamena terjamin.

Dikatakan, pihak Lanud Silas Papare mengsiagakan satu unit pesawat herkules di Bandara Sentani untuk digunakan mengangkut pengungsi yang ingin kembali ke Wamena.

Untuk itu, Danlanud menyampaikan kepada komunitas-komunitas atau paguyuban, jika ada anggotanya yang ingin kembali ke Wamena supaya menginformasikan kepada pihaknya.

“Selanjutnya kami akan koordinasikan ke komando atas, jika diperbolehkan maka kami akan mengantar kembali warga kembali ke Wamena. Untuk itu, kami standby dengan sebuah pesawat herkules,” pungkasnya. (Irf/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here