Bupati Markum Buka Kegiatan Bursa Inovasi Kampung Tahun 2019 : Berinovasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Keerom

0
377
Kegiatan Bursa Inovasi Kampung yang digelar DPMK Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

KEEROM (LINTAS PAPUA)  – Pemkab Keerom melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) kembali menggelar Bursa Inovasi Kampung yang keduakalinya, setelah sebelumnya digelar setahun yang lalu. Kali ini Kampung Yowong bertindak sebagai tuan rumah, kegiatan ini digelar Kamis (3/10/2019) kemarin.

Kegiatan Bursa Inovasi Kampung yang digelar DPMK Keerom, kemarin. (Arief /LPC)
Bupati Keerom saat membuka kegiatan. Kegiatan Bursa Inovasi Kampung yang digelar DPMK Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

Kegiatan Bursa Inovasi Kampung kali ini dibuka Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM. Selain itu Kepala DPMK Provinsi Papua, Donatus Motte, SE, MM, juga turut menghadirinya, disamping tamu undangan lainnya. Diantaranya Wakapolres Keerom, Kompol J. Pcerattu, Kepala DPMK Keerom, Triwarno Purnomo, Danramil Arso, Mayor (Chk) Anna Yoku, dan tamu undangan lain.

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, pada kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kampung-kampung di Keerom terus melakukan inovasi-inovasi dalam implementasi program DD (dana desa), ADD (alokasi dana desa), serta beberapa program lainnya yang ada di kampung masing-masing.

‘’Dengan adanya kegiatan bursa inovasi ini, diharapkan kampung-kampung meningkat inovasinya dalam rangka melaksanakan program pembangunan di masing-masing kampung yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung masing-masing,’’ujarnya.

Selain itu Bupati juga mengharapkan agar Kampung Yowong yang berbatasan dengan Kotamadya Jayapura, agar dilakukan pembenahan untuk mempercantik kampung tersebut. Karena menurutnya sebagai kampung yang berbatasan dengan Jayapura, maka wajah kabupaten berada di kampung Yowong yang merupakan pintu masuk bagi orang yang akan ke kabupaten Keerom.

Kegiatan Bursa Inovasi Kampung yang digelar DPMK Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

‘’Yowong memiliki potensi alam yang besar, dimana di Yowong ada kali yang cukup besar jika ingin dikembangkan pertanian, perikanan dan peternakan. Selain itu disini juga ada telaga Yuwong yang potensial untuk dikembangkan sebagai daerah wisata,’’ungkapnya.

Sementara itu Kepala DPMK Provinsi Papua, Donatus Motte, SE, MM, menyampaikan apresiasinya atas Bursa Inovasi Kampung yang digelar oleh Kabupaten Keerom.

‘’Keerom adalah kabupaten pertama yang menggelar kegiatan bursa inovasi kampung, kami harapkan momen ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi perangkat kampung untuk bisa menghasilkan  ide-ide dan inovasi-inovasi baru yang berguna bagi pembangunan di kampung masing-masing,’’ujarnya.

Kegiatan Bursa Inovasi Kampung yang digelar DPMK Keerom, kemarin. (Arief /LPC)

Sedangkan Kepala DPMK Keerom, Triwarno Purnomo, menyampaikan bahwa Bursa Inovasi Kampung adalah salah satu kegiatan yang digelar dalam kegiatan PID atau program inovasi kampung.

‘’Selama ini memang porsi kegiatan kampung lebih banyak kegiatan infrastruktur, namun diharapkan kedepan melalui inovasi-inovasi yang lahir dari kegiatan kali ini aka nada program-program baru yang bertujuan untuk peningkatan ekonomi produktif dan kesejateraan masyarakat kampung,’’tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa pembangunan di kampung saat ini adalah sesuai dengan kondisi yang ada di kampung. Makai a tidak ingin ada yang membanding-bandingkan antara kampung yang ada di wilayah I dan wilayah III. Karena menurutnya semua akan berkembang sesuai kondisi dan waktunya masing-masing.

‘’Jangan pernah membanding-bandingkan antara matahari dan bulan, karena mereka akan bersinar terang pada waktunya masing-masing,’’pungkasnya. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here