KEEROM (LINTAS PAPUA) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Keerom, drs. Bambang Suhartawan, MMT, menerima apresiasi dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) dalam kegiatan Puspernas Expo yang berlangsung di Perpustakaan Nasional pada 18-20 Sept 2019.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom, Drs. Bambang Suhartawan, MMPd, dan Ketua IGI Keerom, Minarsih, Spd, MMPd, saat menerima apresiasi dari Perpusnas dan Ketua Umum IGI diajang Perpusnas Expo, di Jakarta, belum lama ini. (Arief /LPC)

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum IGI, Ramli Rahim, pada kegiatan tersebut di Lantai IV Aula Perpusnas Jakarta, belum lama ini. Menurutnya IGI adalah lembaga yang baru saja berdiri menjelang 3 tahun ini, maka dukungan banyak pihak sangat diperlukan bagi perkembangan IGI dan dunia pendidikan di Indonesia.

‘’IGI di Papua baru ada 3 daerah ditingkat Kab/kota, sebenarnya kalau situasi kemarin memungkinkan kita harapkan IGI sudah menyebar di seluruh Kab/kota di Papua. Namun demikian dukungan pihak lain khususnya pemerintah diperlukan untuk perkembangan IGI, maka kami apresiasi kepada Pemkab Keerom melalui Kadinas P dan K yang melalui supportnya sehingga IGI bisa berkembang di Keerom,’’ujarnya pada kesempatan tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kadinas P dan K Keerom di ajang tersebut. Demikian pula IGI Keerom yang mengirimkan dua penulis buku. Karena memang IGI memiliki program Sagusaku atau satu guru satu buku, sehingga target 1000 penulis secara nasional telah terpenuhi.

Sementara itu Kadinas P dan K Keerom, drs. Bambang Suhartawan, MMT, mengemukakan bahwa guru sebagai pilar utama pendidikan memiliki tugas penting dalam memajukan pendidikan. Dan sesuai dengan kebutuhan saat ini maka kualitas dan kapabilitas seorang guru harus mendapat perhatian, karena berdampak langsung terhadap peningkatan SDM murid atau peserta didiknya.

‘’Peningkatan SDM guru adalah keharusan, maka Dinas akan membuat program untuk meningkatkan kualitas guru termasuk memberikan dukungan pada organisasi guru apakah IGI atau PGRI, semuanya kita harap memberikan kontribusi untuk peningkatan kualitas SDM dibidang pendidikan,’’ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Keerom, Drs. Bambang Suhartawan, MMPd, dan Ketua IGI Keerom, Minarsih, Spd, MMPd, saat menerima apresiasi dari Perpusnas dan Ketua Umum IGI diajang Perpusnas Expo, di Jakarta, belum lama ini. (Arief /LPC)

Menurutnya, salah satu tolok ukur peningkatan SDM guru adalah kemampuan guru untuk menulis atau membuat buku serta kemampuan dalam menguysai IT. Untuk itu ia sangat mendukung dan mengapresiasi program Sagusaku hingga ke Kab Keerom.

Sedangkan Ketua IGI Kab. Keerom, mengemukakan bahwa sampai saat ini program Sagusaku di Keerom telah berjalan dengan baik. Demikian juga perkembangan guru yang menjadi anggota IGI.

‘’Untuk keanggotaan IGI, semua guru bisa masuk menjadi anggota IGI dan tidak menjadi soal meskipun mereka juga telah menjadi anggota PGRI. Sementara untuk Sagusaku, saat ini sebanyak 3 buku telah kami terbitkan, sementara buku yang sementara dalam persiapan untuk kita terbitkan atau yang telah dibuat para guru anggota IGI sebanyak 107 buku,’’ujarnya.(arief/LPC)