Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, dan beberapa tokoh pendidikan Beberapa foto kegiatan Anugerah Pendidikan Indonesia Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh IGI di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jumat, (20/9/19). (Arief /LPC)

Bersama Tiga Tokoh Pendidikan Lain, Dinilai Berdedikasi Kembangkan Pendidikan di Keerom

KEEROM (LINTAS PAPUA)  –  Perhatian Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Keerom ternyata diapresiasi oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). Orang no 1 di Kabupaten Perbatasan ini dianugerahi penghargaan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) pada ajang Anugerah Pendidikan Indonesia 2019 yang dilaksanakan di Jakarta Convention Centre (JCC) di Senayan, pada Jumat (20/9/2019) kemarin.

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, dan beberapa tokoh pendidikan Beberapa foto kegiatan Anugerah Pendidikan Indonesia Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh IGI di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jumat, (20/9/19). (Arief /LPC)

Penghargaan diberikan dalam rangkaian Global Educational Supplies and Solution (GESS) Indonesia dan disampaikan langsung oleh Ketua Umum IGI Pusat, Muhammad Ramli Rahim bersama salah satu Deputi Kementerian Agama RI, yang hadir di ajang tersebut.

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, menerima penghargaan tersebut untuk kategori bupati/walikota bersama 3 tokoh pendidikan di Keerom lainnya, yaitu Ibu. Cicih Mintarsih Markum untuk kategori Bunda PAUD, dan Kadinas Pendidikan dan Kebudayaan Keerom, Drs. Bambang Suhartawan MMT., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K.

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, dan beberapa tokoh pendidikan Beberapa foto kegiatan Anugerah Pendidikan Indonesia Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh IGI di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jumat, (20/9/19). (Arief /LPC)

Ketiganya dinilai berkonstribusi maksimal di dunia pendidikan sesuai bidangnya. Ny. Cicih dinilai berkontribusi untuk bidang pendidikan anak usia dini (PAUD), sementara untuk pendidikan umum untuk Bambang Suhartawan, serta untuk pendidikan keagamaan kepada Karel Mambay, SE, MPd.K.

Sektor pendidikan di Kabupaten Keerom dibawah pimpinan Muh. Markum, dinilai menjadi salah satu program prioritas dan berjalan dengan baik. Beberapa program pendidikan yang diterapkan di Keerom diantaranya pendidikan gratis, sekolah terpadu satu atap, peningkatan angka melek huruf, dll.

Bupati Keerom, Muh. Markum, didampingi Kadinas P dan K Keerom, Bambang Suhartawan, menyebut penghargaan ini akan mendorong Pemerintah Kabupaten Keerom dalam mengoptimalkan program-program pendidikan di daerahnya.

Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, dan beberapa tokoh pendidikan Beberapa foto kegiatan Anugerah Pendidikan Indonesia Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh IGI di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jumat, (20/9/19). (Arief /LPC)

‘’Tentunya ini akan mendorong kita untuk bisa lebih bekerja dengan baik dan optimal untuk melaksanakan dan melanjutkan program pendidikan yang bermutu dan berkualitas di Kabupaten Keerom. Ini sejalan dengan program pemerintah pusat yaitu SDM Unggul, Indonesia maju,’’ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum IGI Pusat, Ramli, mengemukakan bahwa penghargaan diberikan sebagai bentuk terimakasih IGI terhadap tokoh-tokoh yang memiliki dedikasi dan perhatian yang tinggi terhadap dunia pendidikan.

‘’IGI ingin membangun silaturahmi yang erat dengan siapapun yang punya visi terhadap pendidikan,’’ungkapnya.

Ia berharap,  penghargaan ini nantinya bisa mengoptimalkan penerapan kebijakan yang lebih berpihak kepada dunia pendidikan. Di kesempatan tersebut, selain pimpinan daerah, Bupati dan Wakilkota, IGI juga menyerahkan penghargaan untuk kategori birokrat, politisi, pengusaha dan tokoh masyarakat. (arief/LPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here